Logo Header Antaranews Jogja

AS, Israel, Lebanon teken kerangka kerja kesepakatan akhiri konflik

Sabtu, 27 Juni 2026 12:27 WIB
Image Print
Kehancuran setelah serangan udara Israel di kota Al-Qlailah, Lebanon selatan, pada 19 Juni 2026. Anadolu Agency/pri.

Washington (ANTARA) - Amerika Serikat, Israel, dan Lebanon, Jumat (26/6), menandatangani perjanjian kerangka kerja tiga pihak untuk menyelesaikan konflik bersenjata yang sedang berlangsung.

Menurut siaran Departemen Luar Negeri AS, perjanjian tersebut ditandatangani oleh utusan Israel dan Lebanon untuk AS, Yechiel Leiter dan Nada Hamadeh Moawad, serta Penasihat Departemen Luar Negeri Daniel Joseph Holler di Departemen Luar Negeri.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Rubio tersebut menggambarkan penandatanganan itu sebagai "awal dari permulaan," sambil menekankan bahwa masih banyak pekerjaan penting yang harus dilakukan.

"Kami sama sekali tidak meremehkan kesulitan tugas yang ada di depan," kata Rubio.

Awal bulan ini, Reuters melaporkan, mengutip seorang pejabat AS, bahwa Israel dan gerakan Hezbollah Lebanon telah menyetujui gencatan senjata yang dimulai pada 19 Juni. Namun, serangan udara terus berlanjut pada 20 Juni.

Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel Eyal Zamir menggambarkan gencatan senjata itu sebagai sesuatu yang rapuh dan menyerukan pasukan untuk bersiap menghadapi permusuhan yang kembali terjadi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS, Israel, Lebanon teken kerangka kerja kesepakatan akhiri konflik



Pewarta :
Editor: Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026