
BPBD Bantul: Kebakaran akibat kelalaian saat kemarau perlu diwaspadai

Yogyakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada tahun ini, mengingat kebakaran banyak dipicu oleh faktor kelalaian manusia.
"Jumlah kejadian kebakaran pada Mei 2026 terjadi di 19 titik yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Bantul," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amrudin, di Yogyakarta, Minggu.
Ia menilai bahwa faktor kelalaian seringkali menjadi penyebab kebakaran seperti kejadian kebakaran lahan di Kapanewon/Kecamatan Banguntapan Pundong, hingga kebakaran salah satu rumah warga akibat lilin penerangan saat pemadaman listrik di beberapa waktu yang lalu.
"Salah satu faktor kebakaran itu juga karena kelalaian manusia," katanya.
Menurut dia, masyarakat perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas di lahan kering terutama pada saat musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi pada tahun ini.
Mujahid mengimbau agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran apabila mengenai daun atau rerumputan yang mengering.
"Kalau puntung rokok itu ketika belum benar-benar mati lalu kena daun kering, berpotensi membakar, pastikan itu sudah mati, kalau perlu dibasahi," katanya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat yang melakukan pembakaran lahan, misalnya untuk membersihkan lahan atau keperluan pertanian, agar selalu mengawasi api hingga benar-benar padam dan tidak meninggalkan lokasi pembakaran.
"Masyarakat yang membakar lahan, pastikan itu ditunggui dan dilokalisir, kita tidak bisa memprediksi kondisi angin yang kencang, ditambah banyak daun kering sehingga potensi kebakaran meluas sangat tinggi," katanya.
Selain kebakaran lahan, BPBD mencatat kebakaran rumah juga masih terjadi akibat penggunaan lilin sebagai penerangan saat listrik padam.
Menurut Mujahid, salah satu kejadian kebakaran rumah di Bantul dipicu lilin yang ditinggalkan dalam keadaan menyala hingga membakar meja dan api kemudian menjalar ke bagian rumah lainnya.
"Ini sebenarnya faktor kelalaian yang bisa diantisipasi apabila masyarakat mampu mengelola potensi kebakaran dengan baik," katanya.
Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat lebih berhati-hati ketika menggunakan lilin maupun alat penerangan darurat lainnya selama terjadi pemadaman listrik.
"Ketika memang terjadi pemadaman listrik, penyalaan lilin maupun lampu-lampu darurat untuk penerangan harus dalam kondisi diawasi dengan baik," kata Mujahid.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
