Logo Header Antaranews Jogja

Kemendikdasmen: TPG dorong profesionalisme, dukung wajar 13 tahun

Minggu, 28 Juni 2026 19:37 WIB
Image Print
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat berkunjung di Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu (27/6/2026) ANTARA/HO-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan tunjangan profesi guru (TPG) menjadi sebuah motivasi untuk meningkatkan profesionalisme guru guna mendukung sekaligus menyukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu, mengatakan perkembangan pendidikan di tiap sekolah tidak lepas dari peran guru yang terus bekerja keras menghadirkan pembelajaran yang bermutu dan menyenangkan.

Praktik baik tersebut salah satunya diutarakan oleh Budi Iswanti, guru TK Al Muttaqien, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Budi mengatakan TPG mendorongnya untuk terus mengembangkan kompetensi diri, mulai dari berbagai pelatihan, belajar secara mandiri, serta mengikuti perkembangan kebijakan dan inovasi pembelajaran.

Pemanfaatan TPG juga dilakukannya untuk membeli berbagai media pembelajaran, mulai dari buku referensi dan berlangganan internet guna mengakses Ruang GTK.

Dengan semua itu, ia lakukan untuk mendukung pengembangan karir dan profesionalismenya sebagai guru PAUD.

Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk mendukung keberhasilan Wajib Belajar 13 Tahun.

Bersama orang tua dan lingkungan sekolah, ia telah membiasakan kegiatan literasi, menerapkan pembelajaran berbasis bermain, dan menanamkan nilai-nilai karakter kepada murid sekolahnya.

“Pembelajaran yang menyenangkan sangat berdampak pada perkembangan anak secara optimal. Dengan begitu, anak-anak menjadi sehat dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang SD,” kata Iswanti.

Praktik baik lainnya juga disampaikan oleh Puput Angellica guru TK Harapan Bangsa Banjarejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Selain mendukung kebutuhan hidup sehari-hari, katanya, TPG telah membantunya untuk menunjang pengembangan kompetensi profesional, seperti mengikuti pelatihan, seminar, dan workshop pendidikan.

Terkait Wajib Belajar 13 Tahun, Puput memandang program tersebut sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan setara bagi setiap anak Indonesia dengan memperoleh pendidikan 1 tahun prasekolah.

Inovasi pembelajaran yang berkelanjutan, ujarnya, sangat berpengaruh pada proses pembelajaran di PAUD dan menyiapkan murid ke jenjang berikutnya.

“Hasil dari pelatihan itu memantik saya untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan berpusat kepada anak melalui penggunaan media kontekstual. Dengan hadirnya inovasi pembelajaran, saya berharap anak-anak menjadi senang ke sekolah, membentuk karakter mereka, dan mendorong tumbuh kembang anak yang ideal,” ujar Puput.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen: TPG dorong profesionalisme, dukung wajar 13 tahun



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026