
Dokter ingatkan pentingnya deteksi dini untuk antisipasi tumor otak

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis bedah saraf di Columbia Asia Hospital Pulomas, Jakarta Timur, Dr. Dhira Atman menekankan pentingnya deteksi dini untuk mengantisipasi kondisi tumor otak semakin parah jika terdapat gejala mengidap tumor.
"Deteksi dini penting, jadi ketika penderita merasakan gejala terus menerus dan semakin parah, seharusnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dicek, jadi semua terdeteksi," kata Dhira di Jakarta Timur, Senin.
Menurut Dhira, banyak masyarakat yang baru memeriksakan dirinya ke dokter ketika sakit kepala sudah sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Padahal, sakit kepala yang berlangsung lama dan semakin berat menjadi salah satu gejala mengidap tumor otak.
Selain itu, keterlambatan diagnosis menjadi tantangan dalam penanganan pasien tumor otak.
Salah satu langkah penting untuk memastikan penyebab sakit kepala, yakni menjalani pemeriksaan pencitraan seperti Computed Tomography Scan (CT Scan) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) jika terdapat indikasi medis.
"Kalau setelah melakukan CT Scan hasilnya bersih, kita juga jadi lebih tenang karena hampir bisa dipastikan bukan disebabkan tumor otak," ujar Dhira.
Baca juga: Konsumsi pereda nyeri berlebihan bisa sebabkan sakit kepala berulang
Namun, bila hasil CT Scan menunjukkan dugaan tumor, pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan CT Scan menggunakan kontras atau MRI agar gambaran tumor terlihat lebih jelas.
"Dengan kontras, pembuluh darah yang memberi makan tumor akan terlihat lebih jelas, sehingga dokter bisa menilai kondisi tumornya lebih baik, ukuran, lokasi, dan karakteristik tumor sebelum menentukan terapi yang paling sesuai," jelas Dhira.
Semakin dini tumor ditemukan, semakin besar juga peluang tindakan dilakukan sebelum terjadi kerusakan pada jaringan otak.
Sementara itu, keterlambatan diagnosis membuat pilihan terapi menjadi kompleks, baik sisi operasi ataupun radioterapi dan kemoterapi.
Lebih lanjut, Dhira menyebut salah satu acuan sederhana uang bisa menjadi perhatian adalah durasi sakit kepala.
Apabila sakit kepala berlangsung lebih dari satu bulan, muncul hampir setiap hari dan tidak menunjukkan perbaikan meskipun sudah mengonsumsi obat, perlu konsultasi ke dokter.
Lalu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis untuk menentukan apakah pasien membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut atau tidak.
Hasil CT Scan yang normal memberikan kepastian bahwa sakit kepala yang dialami kemungkinan besar karena faktor lain, seperti migrain, ketegangan otot, atau penyebab nonstruktural lainnya.
Namun, seringkali masyarakat enggan menjalani pemeriksaan karena rasa takut mengetahui diagnosis penyakit.
Selain rasa takut terhadap diagnosis, masyarakat seringkali memikirkan biaya pemeriksaan.
Dhira menyebut pasien yang memenuhi indikasi medis bisa menjalankan pemeriksaan melalui skema rujukan BPJS Kesehatan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dokter ingatkan pentingnya deteksi dini untuk antisipasi tumor otak
Pewarta : Siti Nurhaliza
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
