
Kemenhaj pastikan dampingi jamaah yang dirawat hingga laik terbang

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah memastikan akan terus mendampingi jamaah haji Indonesia yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) hingga laik terbang, meski operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 telah dinyatakan berakhir.
“Meski operasional telah berakhir, pemerintah memastikan pelayanan kepada jamaah belum berhenti,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam konferensi yang diikuti secara daring dari Jakarta, Rabu.
Irfan Yusuf mengatakan hingga saat ini masih terdapat 60 haji Indonesia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi.
Kemenhaj akan terus melakukan pendampingan hingga jamaah dinyatakan laik terbang dan dapat dipulangkan ke Indonesia. Di saat yang sama, proses klaim asuransi bagi jamaah yang wafat juga terus dilakukan sesuai ketentuan.
Dalam konferensi pers tersebut, Menhaj menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, DPR RI, Pemerintah Arab Saudi, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, media massa, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh petugas haji yang telah mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah, serta kepada jamaah haji Indonesia yang telah menjaga ketertiban, kesabaran, dan semangat saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur, menjadi pribadi yang saleh secara individu maupun sosial, serta menghadirkan kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Menhaj.
Gus Irfan menjelaskan berakhirnya operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menjadi penanda dimulainya persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.
“Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen menghadirkan layanan haji yang semakin profesional, adaptif, dan berpusat pada kebutuhan jamaah,” kata dia.
Kementerian Haji dan Umrah RI melaporkan jamaah haji Sulawesi Selatan kelompok terbang 43 (UPG-43) telah tiba di Indonesia pada pukul 17.05 WITA sekaligus menjadi penutup operasional haji Indonesia 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhaj pastikan dampingi jamaah yang dirawat hingga laik terbang
Pewarta : Asep Firmansyah
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
