Logo Header Antaranews Jogja

ANTARIKSA 2026 perluas edukasi bahaya judi online lewat Program Geber Warga

Jumat, 3 Juli 2026 21:06 WIB
Image Print
ANTARIKSA 2026 memperluas kampanye edukasi bahaya judi online kepada masyarakat melalui Program Geber Warga pada 13—20 Juni 2026. ANTARA/Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Kelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang tergabung dalam ANTARIKSA 2026 memperluas kampanye edukasi bahaya judi online kepada masyarakat melalui Program Geber Warga pada 13—20 Juni 2026.

Kegiatan edukasi tersebut menyasar warga di tiga wilayah sekitar kampus, yakni Dusun Rajeg Kidul, Dusun Pundung, dan Masjid Ottoman Nogotirto.

Pelaksanaan program ini bertujuan meningkatkan kesadaran kritis masyarakat dan keluarga mengenai dampak buruk judi online yang merusak kondisi ekonomi, kesehatan mental, hingga keharmonisan sosial.

Panitia mengemas kegiatan Geber Warga dalam bentuk diskusi santai dan interaktif agar materi edukasi mudah dipahami oleh seluruh kelompok usia.

Selain penyampaian materi, kegiatan tersebut diselingi permainan interaktif dan sesi diskusi bersama warga guna mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan judi online.

Masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut turut menyampaikan pandangan mengenai pemicu dan dampak maraknya perjudian daring di lingkungan tempat tinggal mereka.

"Masyarakat biasanya penasaran lalu mencoba karena terlihat asyik, tetapi mereka tidak menyangka kalau lama-lama akan terjerumus," ujar Dukuh Padukuhan Jetis Tirtoadi Darsono.

Pengurus Kajian Khairunisa Masjid Ottoman, Yaya Tazkiyah, menilai judi online sangat berbahaya karena memiliki efek ketagihan yang luar biasa bagi penggunanya.

"Anak muda sering kali tergoda mendapatkan keuntungan secara instan tanpa memikirkan dampak negatif jangka panjang yang akan muncul," kata Yaya.

Sementara itu, Kepala Padukuhan Dusun Pundung Saiful Furob menyoroti kemudahan akses digital dan desakan ekonomi yang membuat judi online semakin mudah menjangkiti masyarakat.

Faktor tersebut kemudian bergeser menjadi bagian dari gaya hidup negatif di kalangan anak muda saat ini.

Melalui program tersebut, ANTARIKSA 2026 berharap masyarakat dapat semakin memahami pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam melindungi generasi muda dari pengaruh buruk judi online.

Program Geber Warga ini menjadi bagian dari rangkaian kampanye berkelanjutan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026