Logo Header Antaranews Jogja

KONI DIY jalin kerja sama untuk memperkuat ekosistem olahraga

Jumat, 3 Juli 2026 21:08 WIB
Image Print
Ketua KONI DIY KGPAA Paku Alam X (dua kiri) menunjukkan dokumen perjanjian kerja sama antara KONI DIY dan sejumlah mitra pendukung ekosistem olahraga di Kantor KONI DIY, Yogyakarta, Jumat (3/7/2026). (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)

Yogyakarta (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna memperkuat ekosistem olahraga di DIY, mulai dari perguruan tinggi, rumah sakit, hingga penyedia sarana dan prasarana olahraga.

Ketua KONI DIY KGPAA Paku Alam X, di Yogyakarta, Jumat, mengatakan kerja sama tersebut melibatkan dua perguruan tinggi dan tiga rumah sakit yang berkomitmen dalam mendukung ekosistem olahraga di DIY.

"Pembinaan olahraga memerlukan kebersamaan, kepercayaan, dan kesediaan untuk saling menguatkan," katanya.

Menurut Paku Alam X, prestasi olahraga lahir melalui proses panjang yang melibatkan disiplin atlet, ketekunan pelatih, dukungan keluarga, kerja para pengurus, serta perhatian dari berbagai pihak yang kerap tidak terlihat.

"Kerja sama ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih sehat, lebih tertata, dan lebih manusiawi," ujarnya.

Ia menjelaskan kerja sama dengan rumah sakit difokuskan pada dukungan layanan kesehatan guna menjaga kebugaran atlet serta mendukung proses pemulihan.

"Dukungan pendidikan dengan perguruan tinggi memperluas ruang belajar dan pengembangan diri," katanya.

Menurut dia, di bidang pendidikan terdapat berbagai peluang kolaborasi, salah satunya melalui pengembangan inovasi digital untuk mendukung penyelenggaraan pertandingan olahraga.

"Misalnya sistem penilaian (pertandingan), kemudian untuk perankingan dan lain sebagainya tentu akan lebih mudah kalau menggunakan digital," ujar Paku Alam X.

Sementara itu, Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi mengatakan kampusnya memiliki berbagai fasilitas pendukung, seperti dokter spesialis olahraga dan layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung ekosistem olahraga di DIY.

"Kita fasilitasi juga beasiswa untuk mahasiswa atlet di UMY dengan harapan mereka bisa mendukung prestasi olahraga Provinsi DIY," kata Achmad.

Menurut dia, kerja sama yang terjalin antara UMY dan KONI DIY merupakan bentuk simbiosis mutualisme.

Ia juga menilai DIY memiliki sarana dan prasarana olahraga yang relatif lebih baik dibandingkan sejumlah provinsi lain.

"Sampai saat ini saya kira lebih baiklah dari provinsi-provinsi lain di Indonesia, misalnya standar lapangan sepak bola di seluruh desa," ujarnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Achmad, UMY akan membantu KONI DIY mempersiapkan atlet untuk menghadapi berbagai kompetisi melalui kerja sama dengan Program Studi Kepelatihan Olahraga.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026