
Haedar Nashir: MSUS diproyeksikan jadi sekolah unggulan internasional

Yogyakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir memproyeksikan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) yang mulai dibuka pada tahun ini menjadi sekolah unggulan hingga bertaraf internasional.
"MSUS dibangun sebagai mata rantai pengembangan dari SD Muhammadiyah Sapen yang akan menjadi kelas internasional," kata Haedar saat meresmikan Gedung MSUS di Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Sabtu.
Menurut Haedar, kehadiran MSUS menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan dunia pendidikan melalui pendekatan yang holistik, baik dalam pembangunan ekosistem pendidikan maupun penyediaan sarana dan prasarana.
"Selama ini kita masih belum lengkap, maka di kampus ini konsep dan elemen itu akan kita lakukan secara holistik," ujarnya.
Ia menilai dunia pendidikan di Indonesia masih relatif tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan ASEAN, baik dari sisi sumber daya maupun daya saing.
"MSUS ini menjadi bagian dari upaya untuk menjadi sekolah unggulan yang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga berlabel ASEAN bahkan internasional," katanya.
Haedar menambahkan, pembukaan MSUS juga merupakan respons terhadap tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SD Muhammadiyah Sapen, Kota Yogyakarta, yang selama ini memiliki daftar tunggu cukup panjang.
"SD Muhammadiyah Sapen peminatnya begitu banyak, sampai inden bertahun-tahun, itu tidak bisa dicukupi ketika kita masih ada di SD Muhammadiyah Sapen sana, maka kita kembangkan di sini," ujarnya.
Ia menyebut MSUS sebagai transformasi dan pengembangan dari SD Muhammadiyah Sapen yang telah mencatat berbagai prestasi hingga menjadi salah satu sekolah dasar terbaik di Indonesia.
"Kita bangga, dari 40 SD terbaik di Indonesia yang dirilis, ada 12 SD Muhammadiyah, termasuk Sapen," katanya.
Sementara itu, Kepala MSUS Agung Rahmanto mengatakan sekolah tersebut dikembangkan sebagai sekolah dasar berwawasan global yang memadukan Kurikulum Nasional dengan pendekatan internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam, Kemuhammadiyahan, kebangsaan, dan budaya Indonesia.
"Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan dasar yang adaptif terhadap perkembangan dunia sekaligus kuat dalam pembentukan karakter," kata Agung.
Ia mengatakan kegiatan belajar mengajar di MSUS akan dimulai pada Tahun Ajaran 2026/2027 sesuai kalender pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan hari pertama masuk sekolah pada Senin, 13 Juli 2026.
Pada tahap awal operasional, MSUS membuka dua jenjang, yakni kelas I dan kelas III, yang masing-masing terdiri atas dua kelas paralel.
"Tahap awal operasional, MSUS membuka dua rombongan belajar, yakni kelas I dan kelas III yang masing-masing terdiri atas dua kelas paralel," ujarnya.
Ke depan, lanjut Agung, MSUS ditargetkan memiliki dua kelas paralel pada setiap jenjang, mulai kelas I hingga VI, atau sebanyak 12 rombongan belajar dengan kapasitas 28 peserta didik di setiap kelas.
"Dengan demikian, jumlah peserta didik yang ditargetkan mencapai 336 siswa," katanya.
Agung menjelaskan MSUS menerapkan kurikulum yang mengintegrasikan Kurikulum Nasional dengan praktik-praktik terbaik dari Cambridge Curriculum dan International Baccalaureate (IB), dengan fokus pada penguatan kemampuan bahasa, Matematika, dan Sains melalui sumber belajar berstandar internasional.
"Sedangkan pendekatan IB memperkuat pembelajaran berbasis inquiry, pengembangan karakter pembelajar, kemampuan refleksi, komunikasi, dan wawasan global," ujarnya.
Menurut dia, konsep pembelajaran tersebut diharapkan mampu mempersiapkan generasi yang dapat bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas sebagai Muslim dan warga negara Indonesia.
"Bisa menjadi salah satu model sekolah dasar unggulan yang mampu mengintegrasikan pendidikan nasional, perspektif internasional, inovasi teknologi, serta nilai-nilai Islam dalam satu ekosistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Haedar Nashir: MSUS diproyeksikan jadi sekolah unggulan internasional
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
