
Kiat mengatur alokasi dana dan mengelola uang secara lebih terarah

Jakarta (ANTARA) - Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago Michael Hartawan menyampaikan perlunya mengenali tujuan finansial, kebiasaan menggunakan uang, kapasitas keuangan, serta tingkat kepercayaan diri dalam mengelola dana sebelum menyusun alokasi dana.
"Setiap orang memiliki tujuan dan cara mengelola uang yang berbeda," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers perusahaan di Jakarta pada Selasa.
"Untuk itu kami menghadirkan Inspirasi Kantong untuk membantu pengguna menemukan ide komposisi kantong yang sesuai dan relevan dengan situasi dan keuangan personal mereka di Aplikasi Jago," ia menambahkan.
Ia mengemukakan bahwa setiap orang memiliki prioritas yang berbeda, sehingga memerlukan pengalokasian dana yang berbeda pula.
Menurut Michael, langkah pertama dalam pengelolaan keuangan adalah memahami tujuan yang ingin dicapai, baik dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, menyiapkan dana darurat, menabung, maupun menetapkan target jangka panjang.
Selain itu, dia menyampaikan perlunya seseorang mengevaluasi kebiasaan dalam menggunakan uang, termasuk pola pengeluaran dan kemampuan menyisihkan sebagian pendapatan.
Penilaian kapasitas finansial bermanfaat dalam pengalokasian dana untuk memenuhi berbagai kebutuhan berdasarkan kondisi keuangan.
Michael mengatakan bahwa tingkat kepercayaan diri dalam mengelola uang juga dapat memengaruhi keputusan finansial.
Pemahaman mengenai tujuan dan kapasitas finansial memungkinkan orang untuk mengatur alokasi dana sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan mereka.
Bank Jago mengelompokkan karakter pendekatan pengelolaan keuangan ke dalam enam kategori, yakni Perintis, Pejuang, Pembangun, Pelindung, Penjaga, dan Perancang.
Setiap karakter direkomendasikan menerapkan pengalokasian dana yang berbeda untuk pemenuhan kebutuhan harian, tabungan, dana darurat, dan pengeluaran untuk tujuan tertentu.
Michael mengatakan bahwa rekomendasi tersebut tidak bersifat tetap dan dapat disesuaikan apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi, pendapatan, maupun target keuangan seseorang.
Bank Jago telah menjalankan program "Reality Challenge: Seni Menempatkan Uang" yang melibatkan 10 peserta dengan berbagai latar belakang profesi.
Dalam program tersebut, setiap peserta memperoleh tambahan dana Rp10 juta untuk dikelola selama 30 hari sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masing-masing.
Michael mengatakan bahwa pada awal tantangan delapan dari 10 peserta memilih memiliki lebih banyak uang dibandingkan kemampuan mengelola uang.
Setelah program berakhir, pandangan kedelapan peserta tersebut berubah. Mereka menilai kemampuan mengelola uang lebih penting dibandingkan sekadar memiliki dana yang lebih besar.
Menurut Michael, pengalaman para peserta menunjukkan bahwa jumlah uang yang dimiliki bukan satu-satunya faktor yang menentukan tercapainya tujuan finansial.
Penerapan cara mengalokasikan dana berdasarkan kebutuhan, prioritas, dan rencana keuangan dapat membantu seseorang mengelola keuangan secara lebih terarah.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kiat atur alokasi dana dan kelola uang secara lebih terarah
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
