Logo Header Antaranews Jogja

KKP siapkan 573 pelatih untuk calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih

Rabu, 8 Juli 2026 06:45 WIB
Image Print
Warga berjalan di sepanjang dermaga Pelabuhan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (7/7/2026). Pelabuhan perikanan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas terintegrasi seperti stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPDN), gudang beku (cold storage), pabrik es portabel, gudang peralatan, sentra kuliner, kios perbekalan melaut, hingga bengkel perahu guna menjamin produktivitas serta meningkatkan kesejahteraan nelayan. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/sgd

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 573 pelatih untuk melatih sekitar 5.000 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai bagian dari upaya mempercepat pengoperasian program kampung nelayan di berbagai wilayah Indonesia.

Para pelatih yang terdiri atas pegawai KKP dan tenaga profesional tersebut mengikuti Training of Trainers (ToT) dan microteaching yang digelar serentak di Bogor, Bandung, Surabaya, dan Makassar pada 6–10 Juli 2026.

“Mereka harus dibekali oleh pelatih yang benar-benar memahami substansi, mampu memfasilitasi pembelajaran, dan menginspirasi peserta agar siap menjalankan tugas di lapangan," ujar Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan BPPSDM KP I Nyoman Radiarta dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Nyoman mengatakan ToT tersebut bertujuan menyamakan standar kompetensi, metode pembelajaran, dan pemahaman para pelatih agar mampu mencetak pengelola KNMP yang profesional di seluruh Indonesia.

Menurut dia, pelatih memegang peran strategis sebagai mata rantai pertama dalam membangun kapasitas pengelola KNMP.

Untuk itu, lanjut dia, mereka tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu menciptakan proses pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Untuk mendukung pelatihan tersebut, Nyoman menyebut BPPSDM KP telah menyempurnakan 28 modul pelatihan melalui uji coba bersama penyusun modul, pakar substansi, dan fasilitator.

Baca juga: Pemerintah siapkan SPPI kelola koperasi dan kampung nelayan

Baca juga: Modernisasi kapal ikan yang berkeadilan

Selama lima hari pelaksanaan ToT, Nyoman mengatakan para peserta memperoleh pembekalan dari Satuan Tugas Operasional KNMP, Satuan Tugas Pembangunan KNMP, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, serta PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Pada sesi microteaching, peserta juga didampingi fasilitator dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperkuat keterampilan mengajar sesuai standar pelatihan profesional.

Setelah ToT selesai, para pelatih akan memberikan pelatihan manajerial SDM kepada calon pengelola KNMP pada 17–31 Juli 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah dalam mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

KKP mencatat hingga saat ini terdapat 65 KNMP yang siap beroperasi penuh akhir tahun ini, sementara pemerintah menargetkan pembangunan 1.269 kampung nelayan di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung operasional program tersebut, pemerintah merekrut sekitar 5.000 pengelola KNMP yang akan mengisi empat posisi utama, yakni manajer, kepala produksi, penjamin mutu, dan administrasi keuangan.

Sebelum mengikuti pelatihan manajerial, para calon pengelola KNMP terlebih dahulu menjalani pelatihan bela negara atau yang sebelumnya dikenal sebagai pelatihan komponen cadangan (komcad).






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KKP siapkan 573 pelatih untuk calon pengelola KNMP



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026