
INACA-Kemenhub perkuat ekosistem penerbangan RI lewat Aero Summit 2026

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesian National Air Carriers Association (INACA) bersama Kementerian Perhubungan memperkuat ekosistem penerbangan nasional melalui Indonesia Aero Summit (IAS) 2026 guna meningkatkan konektivitas dan daya saing industri penerbangan nasional.
Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan Indonesia Aero Summit ketiga menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat ekosistem penerbangan nasional secara berkelanjutan.
"Terutama di dalam merespon keadaan sekarang ini, perekonomian yang secara geopolitik mungkin tidak terlalu banyak bisa memberikan daya dukung buat pertumbuhan penerbangan nasional," kata Denon usai pembukaan Indonesia Aero Summit (IAS) 2026 di Jakarta, Rabu.
Menurut Denon, kolaborasi diperlukan untuk menghadapi tantangan perekonomian global dan dinamika geopolitik sehingga pertumbuhan industri penerbangan nasional tetap terjaga melalui berbagai terobosan serta inovasi bersama seluruh pihak.
Ia menegaskan penguatan ekosistem penerbangan bertujuan menjaga konektivitas penumpang maupun distribusi barang antardaerah sehingga mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi nasional tetap berjalan secara optimal dan berkesinambungan.
Denon menuturkan Indonesia Aero Summit 2026 dihadiri berbagai manufaktur penerbangan dunia serta menjadi ajang mempertemukan pelaku industri guna memperkuat kemitraan, investasi, dan pengembangan teknologi penerbangan di Indonesia ke depan.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pertamina dan Boeing untuk uji coba Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan mendukung dekarbonisasi sektor aviasi.
Denon berharap pengembangan SAF mampu menciptakan ekosistem industri yang kompetitif, terjangkau, sekaligus mendukung target dekarbonisasi sektor penerbangan nasional.

Melalui Indonesia Aero Summit 2026, INACA berharap semakin banyak Original Equipment Manufacturer (OEM) atau produsen peralatan asli berinvestasi mengembangkan teknologi serta mendukung pertumbuhan industri penerbangan Indonesia berkelanjutan.
INACA optimistis kolaborasi bersama Kementerian Perhubungan dan seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat ekosistem penerbangan nasional sehingga industri Indonesia semakin kompetitif, inovatif, tangguh, dan berdaya saing di tingkat global.
"Jadi mudah-mudahan melalui event ini akan banyak partisipasi dari semua OEM, melihat Indonesia bukan cuma untuk market penumpang tapi juga melakukan investasi di Indonesia dalam kaitan mendukung kemajuan industri khususnya di bidang teknologi yang makin lama makin berkembang," kata Denon.
Di tempat yang sama, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Sokhib Al Rokhman menilai forum tersebut menjadi wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan penerbangan, meliputi maskapai, bandara, AirNav, manufaktur, Boeing, Aerei di Trasporto Regionali (ATR), dan berbagai mitra industri lainnya.
Ia mengatakan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk menjaga daya saing industri penerbangan Indonesia agar mampu bersaing di tingkat regional maupun global secara berkelanjutan.
Selain itu, keberadaan INACA dan maskapai dinilai berperan penting memperkuat konektivitas antarpulau, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang membutuhkan jaringan penerbangan andal.
Sokhib juga menekankan pentingnya menyiapkan talenta muda penerbangan karena banyak tenaga profesional, terutama insinyur, bekerja di perusahaan luar negeri, khususnya kawasan Timur Tengah.
Ia menambahkan penguatan rantai pasok, inovasi teknologi, serta industri pemeliharaan pesawat atau Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) menjadi kunci menjaga keselamatan penerbangan nasional.
"Sehingga armada kita tetap meningkat jumlahnya dan juga tetap sustainable," kata Sokhib.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: INACA-Kemenhub perkuat ekosistem penerbangan RI lewat Aero Summit 2026
Pewarta : Muhammad Harianto
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
