Logo Header Antaranews Jogja

PSSI berencana membangun pusat latihan tim nasional usia dini di daerah

Rabu, 8 Juli 2026 21:17 WIB
Image Print
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat menyaksikan pertandingan semifinal Liga 4 Nasional 2026 antara Pasuruan United melawan Persinga Ngawi di Stadion Mandalakrida, Yogyakarta, Rabu (8/7). (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)

Yogyakarta (ANTARA) - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana membangun pusat latihan tim nasional (timnas) kelompok usia dini di sejumlah daerah, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak bibit-bibit pesepak bola berkualitas.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Yogyakarta, Rabu, mengatakan upaya awal yang telah dilakukan adalah pembinaan pemain kelompok usia di bawah 13 tahun (U-13) dan di bawah 15 tahun (U-15) dibawah arahan Direktur Teknik PSSI Alex Zwiers beserta jajaran pelatih kelompok umur.

"Nanti di bawah technical director Alex dan struktur dibawahnya yang coaching U-17 dan U-15 itu akan punya formula tersendiri," kata Erick.

Menurut dia, pembinaan sejak usia dini diperlukan agar Indonesia memiliki fondasi yang kuat dalam menyiapkan pemain untuk bersaing pada level internasional di masa mendatang. "Karena kalau kita hanya fokus di U-20 dan U-23, (nanti) telat," ujar Erick.

Ia mengatakan negara-negara yang mampu bersaing di ajang Piala Dunia telah memulai pembinaan pemain sejak usia muda, sehingga Indonesia perlu menerapkan strategi serupa agar tidak tertinggal.

"Kita bisa lihat (umur) para (pemain) peserta Asia di Piala Dunia dan kita bisa lihat dominasi (pemain muda) di Eropa," kata Erick.

Ia menilai pembinaan pemain sejak kelompok usia U-13 dan U-15 diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang berkesempatan berkarier di kompetisi Eropa sebagaimana dilakukan sejumlah negara maju di Asia.

"Artinya kalau kita dari usia U-13 dan U-15 bisa mengeluarkan bibit bagus dan bisa bermain di Eropa, ini bisa jadi asuransi seperti tim di Jepang yang pemainnya banyak main di Eropa," ujar Erick.

Menurut dia, program tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang hasilnya diperkirakan mulai terlihat dalam sekitar 10 tahun mendatang.

Meski demikian, dalam jangka pendek PSSI menargetkan pembangunan pusat latihan tim nasional kelompok usia U-13 dan U-15 di sejumlah daerah, dapat mulai direalisasikan dalam satu hingga dua tahun ke depan.

"Kami PSSI dalam jangka 1-2 tahun ke depan akan mulai membangun pusat latihan tim nasional di daerah yang usianya di bawah U-13 dan U-15," katanya.

Erick menilai rencana tersebut sejalan dengan keputusan FIFA yang akan menggelar kejuaraan sepak bola dunia kelompok usia U-15 sehingga Indonesia perlu segera memperkuat sistem pembinaan pemain usia dini.

"Artinya kalau semua negara sudah berinvestasi di kelompok umur yang lebih muda, sedangkan kita asyik sendiri di senior terus, kita akan tertinggal," ujarnya.

Erick mengatakan realisasi program tersebut memerlukan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan karena penyediaan sarana dan prasarana latihan berada di daerah.

"Nanti kita lihat, karena ini tidak hanya komitmen PSSI tetapi juga pemerintah pusat dan daerah karena fasilitas kan pasti ada di daerah, PSSI kan punya programnya, Jogja ada potensi, tapi tergantung pemda dan dukungan stakeholder lainnya," demikian Erick.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PSSI berencana bangun pusat latihan tim nasional usia dini di daerah



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026