Logo Header Antaranews Jogja

BPO DIY tunggu penggeseran anggaran di proses MC0 Stadion Mandala Krida

Kamis, 9 Juli 2026 09:20 WIB
Image Print
Kepala BPO Disdikpora DIY Arfi Hidananto menjelaskan proses penyusunan MC0 renovasi Stadion Mandalakrida saat ditemui di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menunggu persetujuan pergeseran anggaran untuk pelaksanaan uji tanah sebagai tahapan penyusunan Mutual Check 0 persen (MC0) renovasi Stadion Mandalakrida, Yogyakarta.

Kepala BPO Disdikpora DIY Arfi Hidananto, di Yogyakarta, Rabu, mengatakan penyusunan MC0 sebagai salah satu tahapan renovasi Stadion Mandalakrida sesuai persyaratan yang diminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap berjalan, namun saat ini masih berada pada tahap prauji tanah.

Ia menjelaskan kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan uji tanah belum dialokasikan dalam anggaran tahun 2026, sehingga perlu dilakukan penggeseran anggaran sebelum pekerjaan dapat dimulai.

"Saat ini kan masih ada anggaran yang belum teranggarkan yaitu uji tanah, kita masih menunggu proses untuk pergeseran anggaran," katanya.

Usulan penggeseran anggaran tersebut, katanya, masih berproses di tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) DIY dan setelah ada persetujuan, baru bisa dikerjakan.

Ia mengatakan seluruh dokumen yang diminta tim penganggaran telah disampaikan, sehingga pihaknya kini tinggal menunggu persetujuan agar proses penyusunan MC0 dapat segera dilaksanakan.

Arfi mengatakan apabila persetujuan tersebut bisa segera terbit, proses penyusunan MC0 diperkirakan memerlukan waktu sekitar lima bulan, sehingga apabila dimulai pada Juli, pekerjaan ditargetkan dapat rampung pada akhir 2026.

"Mudah-mudahan ini bisa cepat, karena perkiraan waktu pengerjaan MC0 itu kan sekitar lima bulanan, jadi kalau bisa memulai pekerjaan bulan Juli kan akhir Desember kemungkinan bisa selesai," ujarnya.

Ia menjelaskan setelah penyusunan MC0 selesai, tahapan berikutnya adalah penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebelum proyek renovasi fisik stadion dapat dilaksanakan.

Dengan tahapan tersebut, menurut dia, Stadion Mandalakrida dipastikan belum dapat digunakan sebagai kandang (home base) PSIM Yogyakarta pada musim kompetisi tahun ini.

"Kalau MC0 tahun ini, DED tahun depan (selesai), ya kemungkinan di 2028 untuk pembangunannya," katanya.

Arfi menegaskan seluruh tahapan renovasi Stadion Mandalakrida dilakukan sesuai prosedur dan berada dalam pengawasan KPK sehingga prosesnya tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa.

"Jadi kita semua bersabar dan bersama-sama menyelesaikan stadion kebanggaan kita ini untuk segera bisa digunakan," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026