Logo Header Antaranews Jogja

Delapan atlet padel jalani TC di Spanyol untuk persiapan Asian Games

Kamis, 9 Juli 2026 15:20 WIB
Image Print
Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita (tiga dari kanan) dan Ketua Umum KONI Marciano Norman (tiga dari kiri) dalam pembukaan resmi turnamen padel internasional FIP Bronze & FIP Promises 2026 di RANA Grounds Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026). ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Galih Dimuntur Kartasasmita mengungkapkan delapan nama atlet padel Indonesia yang dikirim ke Spanyol untuk menjalani pemusatan latihan (Training Camp/TC) untuk persiapan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya pada 19 September-4 Oktober.

Delapan atlet ini terdiri dari dua pasangan inti dan dua pasangan cadangan. Novela Putria dan Beatrice Gumulya menjadi pasangan inti ganda putri yang dipersiapkan PBPI, sementara Armando Soemarno dan Valentinus Dyas adalah pasangan inti ganda putra.

Bersama mereka, juga dikirim Fitriani Sabatini dan Fadona Kusuma sebagai pasangan cadangan dari ganda putri, serta Alvin Edison dan Giorgio Soemarno dari sektor ganda putra.

"Sekitar tanggal 25 Juli nanti, akan berangkat ke Spanyol untuk menjalani training camp (TC), tergantung pada visa, tetapi kalau dapat maksimum kita maksimumkan sampai September tanggal 15. Jadi mepet sekali dengan nanti, Nagoya-nya (Asian Games 2026)," kata Galih saat ditemui awak media ketika menghadiri pembukaan resmi turnamen padel internasional FIP Bronze & FIP Promises 2026 di RANA Grounds, Jakarta Selatan, Kamis.

Galih mengatakan kedelapan atlet ini akan menjalani TC intens selama di Spanyol dengan melakoni laga-laga uji coba bersama atlet-atlet Eropa, termasuk dari Italia yang kebetulan juga menjalani TC di sana.

"Antara pemain-pemain tim nasional di Eropa dengan delapan anak ini. Jadi saya sangat berharap sekali pulang-pulang mereka sedikit berbedalah," ungkap dia.

Sebelum berangkat ke Spanyol, rencananya PBPI akan menyelenggarakan uji coba dengan Kazakhstan dalam waktu dekat. "Karena kebetulan Kazakhstan, pemain-pemainnya dikirim oleh Kazakhstan untuk ikut FIP Bronze di Banten. Jadi mereka ngirim full 10 pemain laki-lakinya ke sini. Saya bilang, ya kalau memang sudah ada 10-10 nya ya kita tandingin aja, kita sparring-in. Dan mereka mau," tambah dia.

Ia mengatakan, persiapan serius ini dilakukan PBPI karena padel Indonesia menjalani kalender padat sebelum berganti tahun, karena sesudah Asian Games 2026, pihaknya akan mengikuti Kualifikasi Piala Dunia Padel dengan putaran final yang akan digelar pada awal November.

"Kami sudah memikirkan sejauh itu dikarenakan Asian Games itu sebentar lagi, dan setelah Asian Games itu ada World Cup Qualifier (Kualifikasi Piala Dunia). World Cup-nya sudah ditentukan semalam itu akan ada di November, 7. Tapi kualifikasinya belum dikasih tahu, sebentar lagi akan dikasih tahu. Jadi ini back-to-back-nya sangat singkat sekali. Jadi kami sudah melaksanakan seleknas dan insyaallah ini tim terbaik kami," ungkap dia.

Lebih lanjut, bicara target, Galih tak memasang target khusus di Asian Games 2026 karena nomor ini baru dipertandingkan. Sementara di Kualifikasi Piala Dunia Padel, ia berharap dari sektor putri, yang di FIP Asia Cup 2025 mendapatkan perunggu, ada yang mendapatkan tiket bermain di putaran final.

"Kita gak mau nargetin mereka, khususnya di Asian Games, karena nomor ini baru. Semuanya juga baru, 45 negara yang masuk Asian Games belum masuk semua," tutup dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Delapan atlet padel jalani TC di Spanyol untuk persiapan Asian Games



Pewarta :
Editor: Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026