
DPP Kulon Progo menggelar pelatihan operator traktor optimalkan mekanisasi

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan pelatihan operator traktor roda 4 di Bulak Gapoktan Panca Manunggal, Kalurahan Sogan, untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Ketua Tim Kerja Sarana dan Pengembangan Usaha TPHBun Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Kirmi di Kulon Progo, Kamis, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari pemberian bantuan traktor roda 4 dari Kementerian Pertanian RI kepada Gapoktan Panca Manunggal yang diserahkan langsung oleh Bupati Kulon Progo pada Juni 2026.
"Pelatihan ini memastikan operator memiliki kompetensi yang memadai dalam mengoperasikan alsintan sesuai standar operasional prosedur, mampu melakukan perawatan dasar, serta memahami langkah keselamatan kerja agar umur ekonomis alat terjaga," kata Kirmi.
Dalam pelatihan ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo menghadirkan teknisi dari PT Palupi Agri Berdikari, Riski Bayu, sebagai instruktur utama. Materi yang diberikan mencakup pengenalan komponen traktor roda 4, prosedur pengoperasian yang benar, aspek keselamatan kerja, perawatan harian, hingga praktik langsung di lapangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator BPP Wates Lihanto beserta tim, Lurah Sogan, Ketua Gapoktan Panca Manunggal, serta anggota kelompok tani dan calon operator.
Kirmi berharap melalui pelatihan ini, para operator tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan alat secara kolektif di tingkat kelompok tani.
"Dengan operator yang terampil dan pengelolaan yang baik, penggunaan traktor roda 4 diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan lahan, mengurangi ketergantungan tenaga kerja manual, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani," tambahnya.
Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo menargetkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyedia alsintan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, mekanisasi pertanian di wilayah tersebut dapat semakin berkembang guna mewujudkan pertanian yang lebih maju, mandiri, modern, dan berdaya saing.
"Sehingga pertanian di Kulon Progo semakin maju, dan produksi pertanian semakin meningkat," harapnya.
Saat ini luas lahan sawah di Kabupaten Kulon Progo mencapai sekitar 10.254 hektare, dengan total luas panen padi tercatat sebesar 18.836 hektare.
Areal persawahan ini didominasi oleh sawah tadah hujan serta sawah irigasi, dan tersebar di beberapa kecamatan utama, termasuk Temon dan Wates.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
