Logo Header Antaranews Jogja

Bank Jateng Borobudur Marathon2026 diluncurkan, targetkan 12.500 pelari

Jumat, 10 Juli 2026 12:24 WIB
Image Print
Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2026 resmi diluncurkan di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Ngadiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Rabu malam (8/7). ANTARA/HO-Bank Jateng

Yogyakarta (ANTARA) - Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2026 resmi diluncurkan di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Ngadiharjo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Rabu malam (8/7) dengan menargetkan partisipasi sebanyak 12.500 pelari pada acara puncak 15 November mendatang.

Mengusung tema "A Decade of Legacy", ajang lari internasional yang memasuki perayaan satu dekade ini dirancang sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bertumbuh bersama serta berkomitmen menggerakkan roda ekonomi daerah secara berkelanjutan.

"Dari olahraga, pariwisata, hingga pemberdayaan UMKM, Bank Jateng Borobudur Marathon telah menunjukkan sebuah event dapat menjadi penggerak pertumbuhan yang berkelanjutan. Perjalanan ini juga membuka banyak ruang bagi Bank Jateng untuk semakin dekat dengan masyarakat," ujar Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko.

Bambang menegaskan BJBM adalah instrumen penggerak pertumbuhan daerah yang inklusif dan perjalanan 10 kolaborasi ini adalah bukti nyata dedikasi perusahaan terhadap masyarakat Jawa Tengah.

Keterlibatan Bank Jateng, lanjut dia, diwujudkan melalui dua pilar utama pemberdayaan, yaitu program Bank Jateng Pawone dan Bank Jateng Young Talent. Bank Jateng Pawone hadir sebagai program pendampingan dan pemberdayaan UMKM lokal agar naik kelas sehingga mampu memaksimalkan potensi ekonomi dari ribuan wisatawan yang hadir.

Sementara Bank Jateng Young Talent menjadi bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam menemukan, membina, dan mengembangkan atlet-atlet lari muda berbakat di Tanah Air.

"Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung agar Bank Jateng Borobudur Marathon dapat terus tumbuh, menjadi warisan yang membanggakan dan wajah sport tourism Indonesia di mata dunia," tegas Sekda Jawa Tengah Sumarno mengapresiasi perjalanan satu dekade ini yang sukses menjadikan BJBM sebagai kebanggaan daerah.

Kehangatan warga Magelang juga diakui oleh Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An, sebagai identitas yang membuat ajang ini selalu dirindukan dan menjadi kebanggaan terbesar menjadi "rumah" yang nyaman bagi para pelari dari berbagai penjuru.

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo menyoroti nilai-nilai kebersamaan dan hubungan antarmanusia selama satu dekade inilah yang menjadi warisan sejati.

Untuk menyemarakkan "A Decade of Legacy", Bank Jateng Borobudur Marathon akan kembali menghadirkan rangkaian program unggulan yang meliputi kegiatan Bank Jateng Friendship Run guna menyapa pelari dan masyarakat luas, serta Festival Kuliner Bank Jateng Pawone yang menyajikan cita rasa khas Magelang hasil kurasi UMKM binaan.

Selain itu, sebagai bentuk apresiasi khusus pada penyelenggaraan tahun ini, panitia juga akan memberikan medali spesial satu dekade bagi para pelari setia yang telah mengikuti Borobudur Marathon lebih dari empat kali.

Melalui "A Decade of Legacy", Bank Jateng berkomitmen terus memastikan setiap tetes keringat pelari dan setiap dukungan masyarakat akan terus diubah menjadi energi positif bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026