
DP3 Sleman keluarkan edaran pengendalian hama wereng batang coklat

Sleman, DIY (ANTARA) - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi mengeluarkan Surat Edaran 500.6/1717 mengenai kewaspadaan terhadap serangan wereng batang coklat (WBC) guna melindungi produktivitas tanaman padi dari ancaman kerusakan yang meluas.
Langkah ini diambil menyusul laporan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY terkait adanya tren peningkatan populasi WBC yang berpotensi memicu ledakan serangan di lapangan.
Kepala DP3 Kabupaten Sleman Liem Astuti di Sleman, DIY, Jumat, menekankan pentingnya seluruh jajaran petugas lapangan, pemerintah kalurahan, hingga petani untuk segera memperketat sistem peringatan dini di wilayah masing-masing.
"Kami menginstruksikan langkah antisipasi intensif melalui penerapan prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Kewaspadaan harus ditingkatkan agar perkembangan populasi WBC dapat segera dideteksi dan dikendalikan sebelum menimbulkan kerugian bagi petani," kata Liem.
Dalam surat edaran tersebut, DP3 Sleman mengimbau petani untuk melaksanakan serangkaian langkah teknis, mulai dari penerapan budi daya tanaman sehat, perlindungan terhadap musuh alami, hingga penggunaan pestisida secara bijaksana.
Selain itu, dinas menekankan pentingnya pola tanam serempak dalam satu hamparan untuk memutus siklus hidup hama serta membatasi penggunaan pupuk nitrogen berlebih yang diketahui dapat meningkatkan kerentanan tanaman terhadap WBC.
Sebagai upaya mitigasi lapangan, kata Liem, DP3 Sleman telah memerintahkan mobilisasi sarana pengendalian ke daerah yang teridentifikasi sebagai titik endemis.
Petani juga diminta melakukan eradikasi pada titik pusat serangan (spot yang puso) guna mencegah penularan yang lebih masif.
"Jika petani menemukan gejala serangan dengan intensitas yang meningkat, kami minta segera melapor ke BPP, petugas POPT, atau langsung ke dinas agar segera dilakukan penanganan lebih lanjut," kata Liem.
Melalui langkah mitigasi yang terstruktur ini, DP3 Sleman optimistis potensi kehilangan hasil panen dapat diminimalisasi sehingga target ketahanan pangan di Kabupaten Sleman tetap terjaga dengan baik.
"Kami melalui petugas terus melakukan pemantauan di setiap kapanewon. Kami juga langsung melakukan penyemprotan area persawahan yang terkena serangan WBC," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
