Logo Header Antaranews Jogja

Sleman mendorong transformasi digital wujudkan koperasi berdaya saing

Rabu, 15 Juli 2026 11:55 WIB
Image Print
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Makwan. (ANTARA/Sutarmi)

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mendorong transformasi dan modernisasi koperasi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta tantangan ekonomi global di era digital.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Makwan saat mewakili Bupati Sleman pada peringatan Hari Koperasi ke-79 di Monumen Yogyakarta Kembali di Sleman, Rabu, menegaskan bahwa sudah saatnya stigma koperasi sebagai organisasi yang lambat dan kuno ditinggalkan.

"Koperasi masa kini harus bertransformasi menjadi koperasi digital. Koperasi yang menggunakan teknologi informasi, terhubung dengan sistem pembayaran modern, serta memanfaatkan kecerdasan buatan dan analisis data untuk memperluas pasar," kata Makwan.

Menurut dia, modernisasi ini sangat krusial agar koperasi mampu menjangkau berbagai sektor, mulai dari generasi muda, pelaku UMKM, pekerja kreatif, hingga "startup" lokal.

Ia mengajak seluruh insan koperasi untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat solidaritas, meningkatkan tata kelola, dan memperluas kolaborasi guna memperkuat ekosistem perkoperasian.

"Mari kita bangun koperasi yang profesional, transparan, dan inovatif agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Sutiasih dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Koperasi tahun ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi capaian serta menyusun langkah strategis pengembangan koperasi ke depan.

Sutiasih menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat berkoperasi di kalangan anggota, pengurus, dan pelaku usaha, sekaligus memberikan apresiasi kepada para insan koperasi yang telah berkontribusi nyata bagi pengembangan koperasi di wilayah Sleman.

"Peringatan hari ini dihadiri oleh 230 peserta yang terdiri dari unsur KPT (Koperasi Pegawai Republik Indonesia), koperasi pemasaran, konsumen, jasa, produsen, serta simpan pinjam," kata Sutiasih.

Penyelenggaraan acara tersebut didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, Dekopinda Kabupaten Sleman, serta partisipasi aktif dari sektor swasta, di antaranya Bank BPD DIY, BPR Sleman, dan pihak Monumen Jogja Kembali.

"Melalui sinergi antara pemerintah, gerakan koperasi, dan dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Sleman optimistis ekosistem koperasi di wilayah tersebut akan semakin kuat dan berdaya saing, sejalan dengan semangat peringatan Hari Koperasi ke-79," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026