Logo Header Antaranews Jogja

Yogyakarta salurkan bantuan pemulihan korban kebakaran hanguskan rumahnya

Rabu, 15 Juli 2026 17:17 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan saat pengarahan pada penyerahan bantuan kepada korban kebakaran di Ledok Tukangan Yogyakarta. Rabu (15/7/2026). ANTARA/Hery Sidik.

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyerahkan bantuan kepada Djumirin (84) korban kebakaran di Ledok Tukangan, Kelurahan Tegal Panggung, sebesar Rp10 juta untuk membantu pemulihan pascakebakaran yang menghanguskan rumahnya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan di Yogyakarta, Rabu, mengatakan, penanganan pascakebakaran merupakan tanggung jawab bersama, sehingga keterlibatan masyarakat melalui gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan korban.

"Atas nama Pemkot saya apresiasi Damkarmat (Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan), BPBD, Kemantren, Kelurahan, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan. Ini adalah bagian dari semangat gotong royong khas Yogyakarta," kata Wawan saat penyerahan bantuan.

Melalui bantuan kepada korban yang penyandang disabilitas tuli itu, dia berharap semangat kebersamaan terus terjaga, tidak hanya dalam membantu korban bencana, namun juga untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan tersebut.

"Mudah-mudahan bantuan dari Pemkot ini memberikan manfaat dan dapat membantu proses pemulihan korban. Mari bersama-sama meningkatkan kehidupan dan perekonomian masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta Taokhid mengatakan kebakaran di rumah Pak Djumirin terjadi pada Senin (22/6) pukul 08.20 WIB ketika pemilik rumah sedang memasak menggunakan tungku kayu sebelum berangkat bekerja sebagai pencari pasir di kawasan Kali Code.

"Bangunannya memang semi permanen dengan material kayu dan bambu, sehingga api dengan cepat membesar. Saat laporan masuk ke kami kondisinya sudah terlambat karena pemilik rumah juga tidak berada di tempat," katanya.

Namun demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun rumah mengalami kerusakan hingga 100 persen, yang kemudian warga sekitar gotong royong melakukan pembersihan dan membangun kembali rumah tersebut secara swadaya.

"Alhamdulillah, berkat inisiatif seluruh warga, rumah sudah berdiri kembali meski dengan material seadanya. Bantuan dari pemerintah diharapkan menjadi penyempurna agar rumah ini dapat diperbaiki lebih layak," katanya.

Dia mengatakan, bantuan sebesar Rp10 juta berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Yogyakarta, dengan mengacu pada Peraturan Wali Kota Nomor 42 Tahun 2017, dan hasil penilaian tim teknis yang menghitung tingkat kerusakan berdasarkan material bangunan terbakar, bukan nilai harta yang hilang.

Perwakilan keluarga Djumirin, Bowo mengatakan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkot, karena bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban keluarga setelah rumah pamannya hangus terbakar.

Keluarga juga mengapresiasi gerak cepat Damkarmat Yogyakarta dalam menangani kebakaran, serta kepedulian warga Ledok Tukangan yang langsung bergotong royong membantu sejak peristiwa terjadi hingga proses pemulihan rumah.

"Sejak awal kejadian, warga langsung datang membantu, mulai dari membersihkan puing-puing hingga ikut membangun kembali rumah, kepedulian seperti ini sangat berarti bagi keluarga kami," katanya.



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026