
Tim KP3 Kulon Progo memastikan stok pupuk bersubsidi aman

Kulon Progo (ANTARA) - Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan inspeksi mendadak serta monitoring di sejumlah gudang distributor dan Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) guna memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani setempat.
Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Muda Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo Kirmi di Kulon Progo, Rabu, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas instansi dalam rangka menjaga ketahanan pangan melalui pengawasan distribusi sarana produksi pertanian.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stok pupuk bersubsidi tersedia, penyaluran berjalan sesuai ketentuan, serta pelayanan kepada petani dapat berlangsung secara optimal," kata Kirmi.
Ia mengatakan berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tim memastikan bahwa kondisi distribusi pupuk bersubsidi di Kulon Progo berjalan aman, lancar dan terkendali.
Data menunjukkan stok pupuk di Gudang Lini III Kabupaten tersedia sebanyak 992 ton Urea dan 480 ton NPK. Selain itu, di tingkat distributor PUD CV Karya Nyata, Banguncipto, tersedia 40 ton Urea dan 46 ton NPK.
Ketersediaan pupuk di tingkat PPTS juga dipastikan aman, seperti di PPTS KDMP Srikayangan yang memiliki stok 9,550 ton Urea dan 16,350 ton NPK, serta PPTS Ramadhan Banjarharjo dengan stok 3,744 ton Urea dan 5,090 ton NPK.
Tim KP3 yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten, Polres Kulon Progo, Kejaksaan Negeri Wates, hingga perwakilan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), tidak menemukan kendala signifikan dalam mekanisme distribusi.
"Proses penebusan pupuk dari PPTS kepada distributor maupun penyaluran dari distributor ke PT Pupuk Indonesia berjalan lancar tanpa hambatan," tambah Kirmi.
Dalam kesempatan tersebut, tim juga memberikan penguatan kepada seluruh pihak terkait agar senantiasa mematuhi regulasi, menjaga transparansi administrasi dan mengedepankan pelayanan kepada petani.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan berkala guna menjamin pupuk bersubsidi diterima oleh petani yang berhak, sehingga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan berkelanjutan dapat terjaga.
"Kami berupaya meningkatkan produktivitas pertanian sehingga ketahanan pangan terjaga," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
