Logo Header Antaranews Jogja

TNI AD sebut gudang di Madiun meledak saat prajurit sedang rawat munisi

Kamis, 16 Juli 2026 21:29 WIB
Image Print
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono saat jumpa pers di Malacca Toast, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026). ANTARA/Walda Marison

Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur meledak saat prajurit sedang melakukan perawatan dan pemeliharaan munisi.

"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiel munisi di salah satu gudang penyimpanan," kata Donny saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Kendati demikian, Donny tidak bisa menjelaskan secara rinci apa penyebab utama meledaknya gudang munisi itu.

Dia juga tidak bisa menjelaskan secara rinci munisi apa yang menyebabkan ledakan itu terjadi.

Donny melanjutkan akibat insiden itu, satu prajurit tewas dan enam orang lainnya mengalami luka ringan hingga berat.

"Seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang," ucap dia.

Saat ini, pihaknya bergantung kepada tim investigasi yang dikirim ke Madiun untuk mencari tahu penyebab utama meledaknya gudang munisi itu.

"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," ujar Donny.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI sebut gudang di Madiun meledak saat prajurit sedang rawat munisi



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026