Logo Header Antaranews Jogja

Kementerian UMKM gandeng Aprindo perluas pasar produk UMKM

Sabtu, 18 Juli 2026 06:20 WIB
Image Print
Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza dan Plt Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan pengusaha berfoto bersama di Teras Malioboro Yogyakarta, Jumat (17/7/2026) malam. ANTARA/Hery Sidik

Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk memasarkan produk pelaku usaha mikro kecil tersebut agar akses pasar semakin luas.

"Ini adalah bentuk apresiasi kepada usaha mikro kecil yang telah berproduksi dan tentunya kami bekerjasama dengan asosiasi pengusaha retail," kata Plt Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik usai membuka Kumitra di Teras Malioboro Yogyakarta, Jumat malam.

Menurut dia, kerja sama dengan Aprindo tersebut akan dilakukan dalam satu tahun ke depan dengan harapan dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM di beberapa daerah untuk memasarkan produk ekonomi kreatif mereka.

"Untuk kerja samanya kita lakukan satu tahun dengan harapan nantinya UMKM-UMKM yang sudah punya produksi baik itu secara kualitas maupun kuantitas maupun kontinuitas sudah memenuhi persyaratan," katanya.

Dengan langkah tersebut, kata dia, harapannya dapat memberikan kemudahan terhadap masuknya produk UMKM di mitra ritel modern, yang bahkan dibebaskan biaya listing fee atau uang pangkal pendaftaran produk baru.

Baca juga: Menkeu: Pemerintah salurkan pembiayaan Rp65 triliun ke 14,9 juta UMKM

Baca juga: Kementerian UMKM minta pemda aktif mengusulkan pelaku usaha layak KUR

"Nah ini kita harapkan bisa menjadikan kemudahan dan insentif untuk UMKM kita mendapatkan akses pasar yang lebih luas lagi, beberapa lokasi atau daerah sudah dan sekarang kita ingin melakukan itu lebih luas lagi," katanya.

Komitmen kerja sama dengan Aprindo tersebut juga dikuatkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kementerian UMKM disela kegiatan pembukaan Kumitra tersebut.

"Itulah kenapa kami kerja sama dengan Aprindo yang mewadahi mitra secara nasional sekitar 500 mitra ritel modern yang ada di asosiasi, dan kita harapkan ini bisa menjadi bagian dari bersama kita yang luas," katanya.

Kementerian UMKM juga menargetkan kemitraan dengan pasar ritel modern tersebut dapat menjangkau sebanyak banyaknya pelaku UMKM di Indonesia, mengingat sektor industri kecil juga menjadi perhatian pemerintahan Presiden Prabowo.

"Kita berharap bisa sebanyak banyaknya, karena ini juga menjadi concern kita, dan kita sudah melihat banyak tempat apalagi Yogyakarta banyak sekali UMKM kita yang kreatif, produksi sudah ada, tinggal pasar yang lebih diperluas," katanya.







Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementerian UMKM gandeng Aprindo perluas pasar produk UMKM



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026