Logo Header Antaranews Jogja

Korban tewas akibat gempa Venezuela tembus 5.069

Sabtu, 18 Juli 2026 16:20 WIB
Image Print
Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di Caravellada dan Cariba di La Guaira, Venezuela pada 10 Juli 2026. ANTARA/Cem Tekkeşinoğlu - Anadolu Agency / pri.

Moskow (ANTARA) - Korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Venezuela pada Juni lalu telah menembus angka 5.069, dengan lebih dari 21.000 orang lainnya masih berada di pengungsian, menurut pemerintah setempat pada Jumat (17/7).

"Menurut data, sebanyak 5.069 orang tewas, 16.740 terluka, dan 6.462 orang dapat diselamatkan," demikian pernyataan resmi Pemerintah Venezuela yang dipublikasi Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez.

Pemerintah juga melaporkan 17.907 warga masih kehilangan tempat tinggal dan 21.210 orang saat ini masih berada di 107 lokasi penampungan sementara. Gempa tersebut mengakibatkan kerusakan pada 856 bangunan, dengan 190 bangunan di antaranya dilaporkan runtuh total.

Untuk mendukung proses tanggap darurat dan pemulihan, sebanyak 2.278 personel penyelamat dari luar negeri dikerahkan bersama 30.989 personel dari berbagai instansi pemerintah serta 31.745 relawan.

Pada 24 Juni lalu, Venezuela diguncang dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik.

Setelah bencana tersebut, Pemerintah Venezuela menetapkan status keadaan darurat, sementara komunitas internasional mengirimkan tim penyelamat serta bantuan kemanusiaan guna mendukung proses penanganan dan pemulihan di negara tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korban tewas gempa Venezuela tembus 5.069



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026