Logo Header Antaranews Jogja

Iran hancurkan jet tempur AS ke Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 07:00 WIB
Image Print
Pesawat jet tempur.ANTARA/Anadolu

Teheran (ANTARA) - Pasukan militer Iran menyebut telah menghancurkan setidaknya dua pesawat jet tempur Amerika Serikat dalam serangan terbaru rudal dan drone terhadap pangkalan udara di Yordania pada Sabtu pagi.

"Pasukan udara IRGC, untuk membalas kejahatan musuh Amerika tadi malam, telah melaksanakan gelombang ke-20 Operasi Nasr 2 dan melancarkan serangan dengan rudal dan drone terhadap hangar jet tempur dan area parkir Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania. Setidaknya dua pesawat jet tempur dan tiga pesawat AS lainnya hancur lebur," kata Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataan yang disiarkan IRIB.

Selain itu, IRGC menyatakan juga telah menyerang dermaga pendukung untuk pengisian bahan bakar di sebuah pelabuhan Kuwait yang digunakan Angkatan Laut AS.

Baca juga: Korban luka di Iran akibat eskalasi dengan AS menjadi 260 orang

Baca juga: Media: Trump setujui serangan Arab Saudi ke bandara Yaman

"Dalam gelombang ke-19 Operasi Nasr 2, drone dan rudal menghantam dermaga pendukung bahan bakar Angkatan Laut AS di Pelabuhan Al Ahmadi," kata IRGC.

Serangan tersebut juga diarahkan ke titik pengerahan pesawat tempur di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain, dengan IRGC menyebut serangan itu sebagai balasan terhadap agresi tadi malam.

Sejak 8 Juli lalu, pasukan AS melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran, dengan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim operasi tersebut sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran pun melakukan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di sejumlah negara di Timur Tengah. Kemudian, pada 9 Juli, Presiden AS Donald Trump menegaskan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran tak lagi berlaku.

Sumber: Sputnik



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran hancurkan jet tempur AS dalam serangan ke Yordania



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026