Logo Header Antaranews Jogja

Kemenekraf: Pemerataan talenta siber kunci perkuat ekonomi digital

Senin, 20 Juli 2026 20:14 WIB
Image Print
Peserta Grand Final Cyber Break Competition Season 3 di Garuda Spark Innovation Hub, fX Sudirman, Jakarta, Sabtu (11/07/2026). ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menilai pengembangan talenta siber yang merata di berbagai daerah menjadi salah satu kunci untuk memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan pemerintah melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan memperluas akses pengembangan kompetensi keamanan siber, tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga di daerah lain.

“Kami ingin menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi, berkolaborasi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri kreatif digital dan keamanan siber nasional," ujar Teuku Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut dia, penguatan talenta siber tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sektor keamanan digital, tetapi juga mendorong lahirnya kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal yang mampu bersaing di pasar global.

Kementerian Ekraf juga menilai pemerataan talenta digital mulai menunjukkan perkembangan positif.

Hal itu tercermin dari munculnya talenta-talenta terbaik dari berbagai wilayah di luar Pulau Jawa melalui program kompetisi Cyber Breaker oleh perusahaan AI Indonesia, Peris.ai, Sabtu lalu.

Riefky mengatakan, penyelenggaraan kompetisi itu menjadi indikasi bahwa ekosistem digital nasional semakin berkembang secara lebih inklusif dan tidak lagi terpusat di kota-kota besar.

Pemerataan tersebut juga dinilai penting untuk memperluas basis talenta digital nasional sekaligus menjawab kebutuhan industri terhadap tenaga kerja keamanan siber yang kompeten di berbagai daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa cybersecurity dapat menjadi ruang yang terbuka, menarik, serta berdampak dalam menghubungkan potensi talenta muda dengan kebutuhan industri dan bangsa,” katanya.

Selain memperkuat kapasitas sumber daya manusia, Kementerian Ekraf juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, komunitas, dan akademisi agar talenta siber memiliki jalur pengembangan yang berkelanjutan serta lebih mudah terserap oleh industri.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap Indonesia memiliki ekosistem keamanan siber yang semakin kuat sekaligus mampu melahirkan inovasi digital dan IP lokal yang berdaya saing global.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenekraf: Pemerataan talenta siber kunci perkuat ekonomi digital



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026