Logo Header Antaranews Jogja

Dino sebut isu iklim kini bergeser

Selasa, 21 Juli 2026 10:45 WIB
Image Print
Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal saat wawancara khusus dengan ANTARA di Jakarta, Senin (20/7/2026). ANTARA/Cindy Frishanti

Jakarta (ANTARA) - Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menyampaikan bahwa isu iklim telah bergeser dari masalah lingkungan menjadi masalah keamanan nasional karena telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia.

“Kita sekarang melihat bagaimana isu (iklim) ini sudah berkembang jauh menjadi isu yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan bangsa,” kata Dino dalam wawancara khusus dengan ANTARA di Jakarta, Senin.

Dino menyebutkan bahwa bencana banjir yang terjadi di wilayah Sumatra pada akhir November 2025 menjadi bukti dampak perubahan iklim yang merusak kehidupan ratusan ribu warga secara langsung, mengganggu perekonomian nasional, dan sempat menjadi isu utama di tingkat nasional selama beberapa pekan.

Dia juga menambahkan bahwa terdapat ancaman lain dari perubahan iklim seperti kebakaran hutan, kenaikan permukaan air laut, dan El Nino.

Mantan diplomat itu juga menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia perlu mengubah definisi keamanan nasional karena menurutnya, isu keamanan nasional tidak lagi hanya terbatas pada ancaman atau serangan dari pihak asing.

“Yang paling berpotensi sangat real dan sangat tinggi itu adalah perubahan iklim… perubahan iklim tidak (terjadi) dalam setahun dua tahun, ia akan berkembang terus secara permanen,” ujar Dino, menambahkan bahwa hal yang serupa juga dialami oleh komunitas internasional.

Menurut Dino, tantangan tersebut tidak dapat dihadapi hanya melalui kebijakan domestik, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dalam kerja sama internasional.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dino sebut isu iklim kini bergeser jadi isu keamanan nasional



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026