Logo Header Antaranews Jogja

PBNU terima kunjungan Menkeu bahas berbagai potensi kerja sama

Rabu, 22 Juli 2026 12:47 WIB
Image Print
Audiensi antara Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (kanan) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Rabu (22/7/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam rangka membahas potensi kerja sama terkait agenda-agenda nasional.

"Kami diskusi banyak hal, yang intinya adalah bahwa pertama, NU memiliki jaringan struktur organisasi yang bisa kami tawarkan sebagai channel untuk menghantarkan agenda-agenda nasional pemerintah ke masyarakat," kata Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Rabu.

Gus Yahya, sapaan akrabnya, mengungkapkan kolaborasi antara PBNU dengan pemerintah telah berlangsung sejak akhir 2022 silam, dengan hasil yang bisa diukur salah satunya melalui berbagai program seperti Gerakan Keluarga Maslahat dan lain sebagainya.

Selanjutnya, ia menyebut audiensi ini dilakukan sebab NU saat ini juga sudah mulai membuka peluang investasi bisnis dengan berbagai entitas internasional.

"Kami tadi mengkonsultasikan dengan Pak Menteri Keuangan terkait regulasi, terkait channel-channel yang harus kami akses, dan apa saja norma-norma yang harus diikuti dalam soal investasi," ujarnya.

Baca juga: Menkeu: Pemerintah salurkan pembiayaan Rp65 triliun ke 14,9 juta UMKM

Gus Yahya menekankan segala yang dilakukan oleh PBNU dalam hal ini untuk kemaslahatan umat dan negara.

"Alhamdulillah, Pak Menteri membuka diri untuk membantu NU dalam hal ini, karena apapun NU dalam semua yang dikerjakan tidak ada tujuan selain untuk membantu negara dan masyarakat," ucap Ketum PBNU.

Gus Yahya berharap nantinya hal ini akan disambut baik dengan berbagai inisiatif-inisiatif pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Menkeu Purbaya menyebut pihaknya merespons positif terkait berbagai potensi kerja sama antara PBNU dan pemerintah, terutama terkait hilirisasi dan industrialisasi.

Baca juga: Menkeu menurunkan bunga pinjaman usaha mikro menjadi delapan persen

"Kalau pemerintah bisa bantu itu, saya pikir akan bagus, sehingga proyeknya bisa berjalan lebih lancar. Tadi untuk ide-ide investasi kita akan pelajari, kalau memang bisa berjalan sesuai dengan pattern yang ada dan terkendali, kita akan support apa yang dilakukan (atau) diinisiasi oleh NU," tutur Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca juga: Menkeu pastikan anggaran pendidikan penuhi amanat 20 persen APBN









Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBNU terima kunjungan Menkeu bahas berbagai potensi kerja sama



Pewarta :
Editor: Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026