
Pemkot Yogyakarta-Human Initiative gandeng SGM luncurkan Si Penting guna cegah stunting

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berkolaborasi dengan Human Initiative dan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) meluncurkan Program Aksi Pencegahan Stunting (Si Penting) 2026 di Kelurahan Sorosutan, Kemantren (Kecamatan) Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis.
Kepala Regional Human Initiative Jatijaya Ferdiansyah dalam peluncuran tersebut mengatakan "Si Penting" menjadi wujud kepedulian bersama dalam mendukung upaya pencegahan stunting yang membutuhkan kolaborasi jangka panjang dengan pihak-pihak pemangku kepentingan..
"Kami berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat selama masa pelaksanaan, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat agar upaya pencegahan stunting dapat terus berkelanjutan secara mandiri," katanya.
Menurut dia program "Si Penting" 2026 akan menjangkau 100 penerima manfaat yang terdiri atas kader posyandu, kader Bina Keluarga Balita (BKB), ibu hamil dan ibu dengan anak usia di bawah dua tahun (baduta) selama pelaksanaan program untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APK2KB) Kota Yogyakarta Retnaningtyas mengatakan penanganan stunting tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah atau tenaga kesehatan, karena stunting harus menjadi tanggung jawab dan gerakan bersama.
"Pemerintah menyiapkan kebijakan dan layanan, kader hadir mendampingi keluarga, masyarakat menjaga lingkungan, pola asuh, dan juga konsumsi gizi keluarga. Semuanya memiliki peran yang sama pentingnya," katanya.
Menurut dia Kelurahan Sorosutan dapat menjadi contoh praktik baik pencegahan stunting berbasis kolaborasi untuk wilayah lain dan program ini juga bisa dijadikan sebagai ruang belajar bersama.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam sambutan daringnya juga menyambut positif adanya Program Si Penting dan berharap dapat mendukung percepatan penanganan stunting di Kota Yogyakarta.
"Program ini diharapkan dapat memperkuat upaya mewujudkan zero new stunting, menekan adanya kasus stunting baru di Kota Yogyakarta," katanya.
Hasto Wardoyo menekankan Pemerintah Kota Yogyakarta siap untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan berbagai inisiatif yang berdampak nyata bagi kesehatan masyarakat dan mewujudkan generasi Yogyakarta yang lebih sehat dan berkualitas.
Factory Director PT Sarihusada Generasi Mahardhika Lastiani Amy Rosalina menyatakan Program "Si Penting" ini juga sebagai bagian dari komitmen Sarihusada dalam mendukung pemberantasan stunting.
"Program ini menjadi solusi dari pencegahan stunting dan kami juga mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini," katanya.
Lastiani percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci untuk melahirkan generasi Indonesia yang lebih sehat dan bebas stunting.
Pewarta : V001 dan Ilham Nur Arifin
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
