
Pakar UGM: Pembukuan digital bantu UMKM atasi masalah pajak

Yogyakarta (ANTARA) - Pembukuan digital menjadi solusi efektif bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam membantu persoalan administrasi keuangan, sekaligus memenuhi kepatuhan perpajakan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Sony Warsono, di Yogyakarta, Jumat.
Menurut Sony kehadiran platform pembukuan digital Sistem Debit Kredit - Enterprise Resource Planning (Sidek-ERP) yang dikembangkan UGM dirancang khusus untuk menjawab keluhan riil para pelaku usaha di lapangan.
"Dengan adanya Sidek-ERP, harapannya isu-isu seperti pajak dan keuangan dapat terselesaikan sehingga membantu pengelolaan bisnis UMKM," katanya.
Sistem ini, lanjut Sony, membantu UMKM mencatat transaksi bisnis secara otomatis, transparan, serta akuntabel, dan dengan laporan keuangan yang rapi, pelaku UMKM tidak lagi kesulitan saat harus menghitung maupun melaporkan kewajiban perpajakannya.
Sebagai langkah nyata, FEB UGM juga menggelar Pelatihan Implementasi Sidek-ERP dan Pelaporan Pajak UMKM bagi para pelaku usaha di Yogyakarta, sehingga para peserta dibimbing langsung cara mengoperasikan sistem hingga memahami prosedur administrasi pajak usaha.
Sony berharap inovasi akuntansi digital ini tidak hanya berhenti di Yogyakarta, tetapi dapat dimanfaatkan secara meluas oleh ekosistem UMKM di seluruh Indonesia.
"Ke depan, pemanfaatan Sidek-ERP sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem akuntansi digital yang berkelanjutan bagi para pelaku UMKM di Indonesia dapat semakin meluas," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
