
PWI Fest 2026 perkuat kapasitas pekerja media di era disrupsi

Jakarta (ANTARA) - PWI Fest 2026 yang akan digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada 4-5 Desember 2026 di Jakarta bertujuan memperkuat kapasitas pekerja media di tengah disrupsi teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam keterangannya di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa PWI Fest 2026 hadir untuk menjawab tantangan mutakhir yang dihadapi pers Indonesia.
"Melalui PWI Fest 2026, PWI mengambil langkah konkret untuk memastikan pekerja pers kita memiliki kapasitas, keterampilan teknis, dan pemahaman etis yang kuat agar mampu memimpin di era transformasi AI," katanya.
Dia mengakui perkembangan AI dan ekosistem digital telah mengubah peta industri media secara fundamental. Namun, pers Indonesia tidak boleh gagap, ragu atau bahkan sekadar menjadi penonton.
Ia menegaskan transformasi teknologi tidak boleh mencabut pers dari akarnya. Pers yang kuat, kata Munir, ialah pers yang tetap relevan dan menyatu dengan rakyat.
"Karena itu, PWI Fest tidak hanya kami desain sebagai ruang diskusi akademik atau pelatihan redaksi, tetapi juga sebagai ruang terbuka melalui UMKM festival dan pesta rakyat," ucapnya.
PWI Fest 2026 menjadi bentuk konsolidasi nasional antara masyarakat pers, pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan platform global dalam membangun industri media yang independen, adidaya secara ekonomi serta bermanfaat bagi bangsa.
Sementara itu, Ketua Panitia PWI Fest 2026 Auri Jaya menjelaskan selain menggelar lokakarya dengan pemateri dari platform global seperti TikTok, Meta, dan Google, PWI Fest juga menghadirkan festival UMKM.
"PWI Fest 2026 selain sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan pekerja pers menyikapi perkembangan digital dan AI, tetapi juga sebagai arena untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat," kata dia.
Perhelatan nasional itu menjadi agenda strategis PWI yang diproyeksikan sebagai acara tetap tahunan. Nantinya, PWI Fest akan digelar secara berkala di berbagai kota di seluruh Indonesia.
PWI Fest 2026 dirancang sebagai respons aktif pers nasional terhadap perubahan lanskap industri media pascalompatan teknologi AI dan platform digital. Kegiatan itu juga menandai dimulainya rangkaian menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2027 di Lampung.
Rangkaian acara PWI Fest 2026 meliputi Workshop Jurnalisme Digital dan AI yang membahas mobile journalism, verifikasi data/OSINT, hingga keamanan digital. Lokakarya itu bakal melibatkan 250-500 wartawan, editor, dan kreator konten.
Selain itu, PWI Fest juga bakal dimeriahkan dengan festival UMKM, kompetisi e-sports serta panggung hiburan rakyat melalui sinergi bersama pemerintah, BUMN, swasta, dan platform digital.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PWI Fest 2026 perkuat kapasitas pekerja media di era disrupsi
Pewarta : Fath Putra Mulya
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
