Logo Header Antaranews Jogja

KKP kembangkan budi daya ikan tematik untuk pasok program MBG

Senin, 3 Agustus 2026 09:30 WIB
Image Print
Arsip - Tim Dinas Perikanan Batam sedang melakukan pengecekan terhadap kualitas air dari budidaya sistem bioflok di kolam Kelompok Anak Karas Kecil di Batam, Kepri, Selasa (5/5/2026) (ANTARA/Amandine Nadja)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengembangkan program budi daya ikan tematik sebagai upaya memperkuat pasokan protein bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus meningkatkan produksi perikanan budi daya dan perekonomian masyarakat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan program tersebut dirancang sebagai model pengembangan perikanan budi daya yang terintegrasi dengan ekosistem ekonomi desa sehingga mampu menciptakan kepastian usaha bagi pembudidaya sekaligus memperluas akses pasar.

"Melalui penguatan kelembagaan dan kemitraan, hasil produksi perikanan memiliki kepastian pasar sekaligus mendukung penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat," ujar Trenggono dikutip dari keterangan pers KKP di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan sebagai bagian dari program tersebut, KKP mengembangkan budi daya ikan lele menggunakan teknologi kolam bioflok di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sebanyak 24 unit kolam bioflok berdiameter empat meter, kata dia, telah dibangun untuk mendukung produksi lele yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Ia menyampaikan produksi lele dari kawasan tersebut diproyeksikan memasok kebutuhan protein untuk empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Kamolan, Banjarejo, Mojowetan, dan Gempolrejo.

Menurut Trenggono, keterhubungan antara kawasan budi daya dengan SPPG diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi pembudidaya sekaligus memperkuat rantai pasok bahan pangan bergizi untuk mendukung pelaksanaan Program MBG.

Ia menambahkan program budi daya ikan tematik juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sektor perikanan budidaya, memperkuat pendapatan masyarakat, serta mendukung target swasembada pangan nasional.

"Model budi daya ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah dengan menyesuaikan potensi komoditas unggulan masing-masing wilayah, sehingga manfaat ekonomi dan sosialnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," katanya.

Program budi daya ikan tematik merupakan bagian dari strategi KKP dalam mengembangkan perikanan budidaya berbasis kawasan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan melalui integrasi produksi, pemasaran, hingga pemanfaatan hasil budidaya untuk mendukung ketahanan pangan nasional.



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026