Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Bantul memenuhi gizi lansia melalui program Boga Sehat

Selasa, 4 Agustus 2026 19:57 WIB
Image Print
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bantul Sukrisna Dwi Susanta menghadiri acara di Rumah Dinas Wakil Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (31/7/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berupaya memenuhi kebutuhan gizi lanjut usia (lansia) melalui program pemberian makanan bergizi bertajuk Boga Sehat yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

Kepala Dinsos Bantul Sukrisna Dwi Susanta di Bantul, Selasa, mengatakan program Boga Sehat pada tahun ini dianggarkan untuk menjangkau 1.112 lansia telantar sebagai penerima manfaat.

"Teknisnya nanti mereka diberikan makanan sehat dua kali sehari, yaitu siang dan sore selama 10 bulan," katanya.

Menurut dia, sasaran program Boga Sehat meliputi lansia telantar, lansia yang hidup sendiri maupun lansia yang masih produktif guna mendukung kondisi kesehatan mereka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Lansia telantar wajib diberi ketersediaan pangan dengan harapan menjadi sehat dan juga ada lansia yang produktif, sehingga kita dukung," ujarnya.

Namun, lanjut dia, mayoritas penerima manfaat merupakan lansia yang tidak bekerja dan tinggal seorang diri di rumah, mereka akan didata dan diusulkan oleh kalurahan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat.

"Mereka nanti diajukan oleh kalurahan melalui penanggung jawab PKK Kalurahan," katanya.

Ia mengakui jumlah penerima manfaat pada tahun ini belum dapat menjangkau seluruh lansia, karena keterbatasan anggaran, sehingga belum seluruhnya dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Memang belum semua terkover, karena biayanya cukup tinggi," ujarnya.

Secara teknis, bantuan makanan berupa nasi beserta lauk-pauk, seperti telur, ikan, dan daging yang penyalurannya dikoordinasikan oleh TP PKK di masing-masing kalurahan.

"Ini cukup membantu meningkatkan usia harapan hidup," katanya.

Pihaknya mengaku telah melakukan pengamatan langsung di lapangan dan menemukan adanya perubahan kondisi kesehatan pada sejumlah lansia penerima manfaat.

Menurut dia, beberapa lansia yang sebelumnya sering sakit menjadi lebih sehat setelah mengikuti program Boga Sehat yang telah dijalankan selama bertahun-tahun tersebut.

"Kita amati dulu sering sakit, begitu ada Boga Sehat lansia di Kapanewon Srandakan jadi tidak sering sakit dan itu saya tengok sendiri ke lapangan, saya sampel dua orang," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026