Logo Header Antaranews Jogja

Daop 6 Yogyakarta mencatat 1,3 juta penumpang jarak jauh selama Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 23:01 WIB
Image Print
Penumpang bersiap menaiki kereta api di Stasiun Yogyakarta, DIY. ANTARA/HO-Humas Daop 6 Yogyakarta

Yogyakarta, DIY (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 1,33 juta pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh selama periode Juli 2026.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Selasa, mengatakan tingginya volume pelanggan menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan dinas, pendidikan, wisata, hingga silaturahmi antardaerah.

"Lonjakan ini juga dipengaruhi oleh momentum libur sekolah yang menggerakkan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta dan Jawa Tengah," kata Feni.

Berdasarkan data operasional, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan volume tertinggi, mencatatkan 339.968 penumpang berangkat dan 332.160 penumpang datang. Menyusul di urutan kedua, Stasiun Lempuyangan melayani 147.990 penumpang berangkat dan 142.170 penumpang datang, yang menegaskan peran kedua stasiun tersebut sebagai simpul utama mobilitas di wilayah Daop 6.

Selain dua stasiun utama di Yogyakarta tersebut, distribusi penumpang juga disokong secara signifikan oleh stasiun-stasiun lain di wilayah Daop 6. Stasiun Solo Balapan mencatat 103.480 keberangkatan dan 110.693 kedatangan, Stasiun Klaten melayani 27.402 keberangkatan dan 26.521 kedatangan, Stasiun Purwosari mencatat 21.438 keberangkatan dan 21.807 kedatangan, serta Stasiun Wates dengan 13.259 keberangkatan dan 13.585 kedatangan.

Feni menjelaskan capaian positif tersebut merupakan hasil sinergi lintas unit di KAI Daop 6 dalam menjaga keselamatan, efisiensi operasional, pemeliharaan sarana dan prasarana, serta kemudahan akses pemesanan tiket melalui kanal digital seperti aplikasi Access by KAI.

"Ke depan, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi layanan secara berkelanjutan demi menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu guna mendukung konektivitas antarwilayah serta sektor pariwisata daerah," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026