
Pakar UGM: Inovasi hijauan pakan fondasi penting dalam sistem peternakan

Yogyakarta (ANTARA) - Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) Prof Nafiatul Umami menyatakan inovasi dalam penyediaan hijauan pakan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem peternakan yang efisien sekaligus berdaya saing.
"Ketersediaan hijauan pakan yang berkualitas, berkesinambungan, dan sesuai kebutuhan nutrisi ternak sangat menentukan keberhasilan usaha peternakan," kata dia dalam keterangan di Yogyakarta, Rabu.
Menurut dia, tantangan terbesar dalam pengembangan peternakan di Indonesia bukan hanya peningkatan populasi ternak, tetapi juga kemampuan menyediakan pakan berkualitas secara mandiri dan berkelanjutan.
"Pengembangan tanaman pakan unggul yang adaptif terhadap kondisi lingkungan perlu terus diperluas agar peternak mampu memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri," katanya.
Dia mengatakan, Fapet UGM terus berkontribusi dalam penguatan sektor peternakan nasional salah satunya melalui Pengabdian Kolaborasi Nasional bertajuk Pengembangan Hijauan Pakan Unggul untuk Mewujudkan Kemandirian Pakan dan Peternakan Berkelanjutan.
Pihaknya juga telah membagikan hasil riset serta inovasi pengembangan hijauan pakan kepada peternak dan akademisi dari berbagai daerah.
Lebih lanjut, dia mengatakan, pendekatan berbasis potensi sumber daya lokal menjadi strategi yang relevan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pakan dari luar daerah sekaligus menekan biaya produksi peternakan.
Fapet UGM mendorong penerapan teknologi budi daya hijauan pakan yang telah dikembangkan melalui berbagai penelitian sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Transfer ilmu tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus memperkuat ketahanan usaha peternakan rakyat," katanya.
Dia juga mengatakan, berbagai inovasi di bidang nutrisi dan hijauan pakan yang selama ini dikembangkan di lingkungan Fapet UGM terus didorong agar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan peternakan di berbagai wilayah Indonesia.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
