Logo Header Antaranews Jogja

Trackhouse enggan bicara gelar MotoGP meski Ogura di posisi kedua

Sabtu, 8 Agustus 2026 19:39 WIB
Image Print

Jakarta (ANTARA) - Pemilik Trackhouse MotoGP Justin Marks menegaskan timnya belum memikirkan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 meskipun Ai Ogura menempati posisi kedua klasemen pembalap jelang Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8).

"Kami sebenarnya belum memikirkan kejuaraan karena masih ada begitu banyak balapan tersisa. Itu tentang eksekusi, tentang datang ke trek dengan persiapan yang baik dan menjalankan semuanya dengan baik di lintasan," kata Marks dikutip dari laman resmi MotoGP, Sabtu.

Trackhouse menjadi salah satu kejutan musim pada musim 2026 setelah Ogura bersaing di papan atas klasemen. Sedangkan rekan setimnya, Raul Fernandez, berada di posisi keenam. Tim satelit Aprilia tersebut juga menempati peringkat kedua klasemen tim.

Marks mengatakan Trackhouse memilih menjalani setiap akhir pekan balapan tanpa terlalu jauh memikirkan persaingan gelar yang akan berakhir pada seri Valencia.

Menurut dia, peluang menjadi juara baru akan benar-benar menjadi perhatian apabila Trackhouse masih berada dalam persaingan ketika memasuki seri terakhir musim.

"Jika kami menjalani setiap akhir pekan, setiap hari, dan setiap sesi sesuai dengan target pada saat itu, mudah-mudahan tim ini berada dalam posisi menuju Valencia sehingga kami bisa berkata, 'oke, kami bisa bertarung untuk kejuaraan'. Tetapi kami tidak akan memikirkan itu sampai Senin sebelum Valencia," ujar Marks.

Performa Trackhouse meningkat pesat sejak masuk MotoGP pada 2024. Fernandez mempersembahkan kemenangan Grand Prix pertama bagi tim tersebut di Australia musim lalu, sedangkan Ogura mencatat kemenangan MotoGP pertamanya pada musim 2026.

Fernandez juga telah mengemas dua kemenangan Sprint sepanjang musim 2026.

Marks menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari antusiasme yang muncul ketika sebuah proyek baru mulai dibangun, sebagaimana pengalaman Trackhouse ketika mengembangkan tim mereka di NASCAR.

"Antusiasme, semangat, dan inspirasi terhadap proyek baru membuka potensi dalam diri orang-orang. Tantangannya adalah mempertahankan itu dalam jangka panjang," kata Marks.

"Motor Aprilia sangat bagus saat ini, kami memiliki dua pembalap yang tampil sebaik yang pernah mereka tunjukkan sepanjang karier, serta mekanik dan insinyur yang benar-benar percaya terhadap kesempatan," ujarnya menambahkan.

Dalam persaingan menuju gelar, Trackhouse juga telah memastikan arah komposisi pembalap mereka untuk musim mendatang.

Fernandez memperpanjang kontrak hingga akhir 2028 sehingga akan tetap bersama tim saat MotoGP memasuki era regulasi teknis baru pada 2027.

Marks mengatakan pembalap Spanyol tersebut layak mendapat kepercayaan setelah menunjukkan kematangan, terutama ketika masa depannya sempat belum memiliki kepastian.

"Dia mampu menghadapi tekanan dan ketidakpastian itu lalu menyalurkannya menjadi performa di lintasan. Itulah yang harus dilakukan pembalap hebat," ujar Marks.

Sementara, Ogura dipastikan meninggalkan Trackhouse setelah musim 2026 untuk bergabung dengan Yamaha mulai 2027.

Marks mengaku kecewa kehilangan pembalap Jepang tersebut, tetapi memahami keputusan Ogura untuk menentukan langkah terbaik bagi kariernya.

"Saya tidak ingin Ai meninggalkan tim kami. Saya sedih soal itu. Namun saya senang untuknya karena para pembalap harus mengambil keputusan terbaik untuk karier mereka," kata Marks.

Trackhouse kini menghadapi Grand Prix Inggris di Silverstone dengan peluang melanjutkan tren positif mereka. Ogura maupun Fernandez belum pernah memenangi balapan kelas MotoGP di sirkuit tersebut.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trackhouse enggan bicara gelar MotoGP meski Ogura di posisi kedua



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026