Logo Header Antaranews Jogja

Usung konsep ramah disabilitas, Gedung Dinkes Gunungkidul rampung akhir 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 19:40 WIB
Image Print
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntarinignsih saat melakukan peninjauan proyek pembangunan kantor Dinas Kesehatan Gunungkidul di Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (7/8/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gunungkidul

Gunungkidul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) membangun gedung baru Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan target penyelesaian pekerjaan fisik pada akhir 2026.

Kepala DPUPRKP Kabupaten Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto di Gunungkidul, Sabtu, mengatakan Kantor Dinkes baru tersebut dibangun di Kalurahan Siraman Kapanewon Wonosari, yang berada di kompleks perkantoran baru Pemkab Gunungkidul.

"Jadi masih di dalam kompleks perkantoran Pemda Gunungkidul yang baru kan di sana," katanya.

Menurut dia, pembangunan kantor tersebut dianggarkan Rp7 miliar melalui APBD Kabupaten Gunungkidul dengan target menyelesaikan bangunan fisik utama.

"Anggarannya tujuh miliar, kalau dari DED-nya kita butuhnya Rp10 miliar," katanya.

Baca juga: Kemenkes: Deteksi Tb bagi penyandang disabilitas perlu diperkuat

Ia menjelaskan pembangunan tahap pertama difokuskan pada penyelesaian gedung utama yang dirancang dua lantai dengan luas sekitar 550 meter persegi pada setiap lantai.

"Kita bangun gedungnya dulu sejumlah dua lantai," ujarnya.

Menurut dia, kebutuhan anggaran berdasarkan DED mencapai Rp10 miliar, terdiri atas Rp7 miliar untuk pembangunan gedung dan Rp3 miliar untuk pembangunan serta penataan kawasan sekitar gedung yang direncanakan dilaksanakan pada tahun berikutnya.

"Nanti di tahun yang akan datang jika tersedia anggaran, kita lanjutkan lagi yang Rp3 miliar untuk pembangunan lanskap depan sama perparkirannya," katanya.

Ia menyampaikan proyek tersebut telah ditinjau langsung oleh Bupati Gunungkidul yang meminta agar kualitas material bangunan dijaga serta pengerjaan diupayakan selesai tepat waktu.

"Kita target selesainya di akhir bulan Desember 2026," ujarnya.

Pembangunan kantor Dinkes tersebut dimulai pada akhir Juli 2026. Hingga saat ini, progres pekerjaan baru berupa pemasangan fondasi dan tiang penyangga.

"Sekarang baru fondasi sama penanaman besi untuk tiang-tiang itu, kolom-kolom itu," katanya.

Baca juga: KND kawal pelaksanaan PP 31/2026 demi hak penyandang disabilitas

Ia memastikan struktur bangunan mengikuti standar keamanan, termasuk mempertimbangkan kondisi geografis Gunungkidul yang rawan bencana, khususnya gempa bumi.

"Gedung ini dirancang tahan gempa dan juga mengusung konsep ramah disabilitas guna menjamin keamanan dan kenyamanan akses bagi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menekankan agar pemilihan material bangunan tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga mempertimbangkan kemudahan perawatan.

"Penggunaan material seperti batu paras disarankan untuk dipertimbangkan kembali agar tidak cepat kotor atau berlumut seiring waktu," katanya.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026