Logo Header Antaranews Jogja

Pemerintah kerahkan semua sumber daya untuk pulihkan dampak gempa NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 19:52 WIB
Image Print
Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono (kiri) memberikan keterangan pers terkait penanganan penyintas bencana gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Jakarta, Selasa (18/8/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa pemerintah pusat mengerahkan seluruh sumber daya antar-kementerian dan lembaga guna mempercepat penanganan tanggap darurat serta pemulihan dampak bencana gempa bumi 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, Agus Priyono mengatakan bahwa langkah pengerahan lintas sektor tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang ditindaklanjuti melalui pembagian tugas di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembanggunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

"Kami terus melakukan rapat koordinasi dan pembagian tugas untuk memastikan pemulihan berjalan cepat," kata dia.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi tingkat menteri itu diketahui fokus utama pemerintah saat ini menyasar tiga aspek krusial, yaitu pemenuhan kebutuhan dasar penyintas yakni berupa pangan, tenda, pakaian, dan selimut, percepatan pemulihan infrastruktur jalan serta jembatan yang tertutup tanah longsor, hingga pemulihan jaringan listrik dan komunikasi.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat mobilisasi ratusan tim petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan Tagana dan juga relawan untuk menjangkau para pengungsi.

Ada tiga kelompok pengungsi yakni penyintas di posko terpusat, pengungsi mandiri, serta korban di kawasan terluar mengingat NTT merupakan provinsi yang teridiri dari banyak pulau.

Agus Jabo mengakui tidak mudah bagi pemerintah untuk mengakomodir semua kebutuhan para penyintas, misalnya untuk menembus wilayah terpencil seperti Pulau Palue di Kabupaten Sikka yang mengalami dampak signifikan dan jauh dari ibu kota, Kemensos bersama BNPB mengerahkan armada helikopter dan kapal feri guna mendistribusikan logistik darurat secara cepat.

"Jadi yang paling dibutuhkan di sana sekarang ini adalah kebutuhan-kebutuhan tanggap darurat ya, semua kita akan cukupi. Tim psikososial kemensos pusat juga sudah berangkat hari ini kesana (NTT)," cetusnya.

Kemensos sendiri menganggarkan senilai Rp14 miliar, mencakup stok penyangga atau buffer stock logistik serta pemenuhan sarana pengungsian seperti makanan anak, tenda keluarga, tenda serbaguna, kasur, selimut, hingga peralatan penerangan darurat.

Ada sebanyak tujuh dapur umum yang dioperasikan Kemensos masing-masing berada di Kabupaten Manggarai, Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, dan Ngada.

Fasilitas dapur umum tersebut telah berproduksi aktif melayani kebutuhan konsumsi harian warga pengungsi, di antaranya di Nagekeo sebanyak 2.000 bungkus per hari, Sikka 4.500 bungkus per hari, dan Manggarai 3.000 bungkus per hari.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah kerahkan semua sumber daya untuk pulihkan dampak gempa NTT



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026