Logo Header Antaranews Jogja

Kulon Progo menata Alun-Alun Wates guna dukung ekonomi lokal

Rabu, 19 Agustus 2026 16:08 WIB
Image Print
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan. ANTARA/Sutarmi

Kulon Progo, DIY (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan penataan kawasan Alun-Alun Wates dan sekitarnya guna menghadirkan tata ruang kota yang ideal serta mendukung potensi pariwisata dan perekonomian lokal.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan di Kulon Progo, Rabu, mengatakan penataan tersebut disesuaikan dengan konsep filosofis Catur Gatra Tunggal, yaitu penataan ruang tradisional Jawa yang menyatukan empat elemen utama yakni alun-alun, pusat pemerintahan, pusat perekonomian, dan tempat ibadah.

"Impian bersama masyarakat adalah menginginkan tatanan yang sesuai dengan Catur Gatra Tunggal. Jika sebelumnya di sebelah barat alun-alun berdiri rumah tahanan (rutan), kini lokasinya dikembalikan fungsinya menjadi tempat ibadah sebagai pancer atau pusatnya," kata Agung.

Ia menjelaskan penataan lahan di sekitar alun-alun tersebut dilakukan bekerja sama dengan pihak Kadipaten Pura Pakualaman.

Area di sisi kiri dan kanan alun-alun dimanfaatkan kembali oleh pihak Kadipaten untuk pengembangan fasilitas publik, masing-masing sebagai pusat kuliner dan pusat perdagangan.

Selain penataan kawasan alun-alun, rencana revitalisasi Wates juga mencakup beberapa poin strategis berikut:

Akses Stasiun Wates dimulai dengan pembukaan pintu baru Stasiun Wates yang menghadap ke arah utara untuk memperlancar aksesibilitas penumpang dan lalu lintas.

Selanjutnya, fasilitas parkir dan PKL dengan pembangunan area parkir tertutup serta penataan pedagang kaki lima (PKL) yang ditempatkan di eks lahan SD Percobaan hingga SD 2. Tiga kelompok sekolah di kawasan tersebut telah dipindahkan ke lokasi baru.

Kemudian, pembangunan Museum Cagar Budaya dilaksanakan dengan pembuatan museum edukasi bagi siswa yang berfungsi menyimpan dan merawat benda-benda cagar budaya daerah yang selama ini belum memiliki tempat penyimpanan layak.

Pemkab Kulon Progo juga membangun Kawasan Sport Recreation, yakni penyediaan fasilitas olahraga berbasis rekreasi masyarakat di area alun-alun, bukan khusus untuk olahraga prestasi.

"Kami juga melakukan perbaikan infrastruktur dengan melakukan pembenahan sistem drainase yang kerap tersumbat serta penataan jaringan telekomunikasi dan listrik bawah tanah (cutting/undergrounding) guna menghilangkan kesan semrawut.
Penataan menyeluruh ini diharapkan tidak hanya mempercantik estetika Kota Wates, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar secara berkelanjutan," kata Agung.



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026