Logo Header Antaranews Jogja

Disparekraf Gunungkidul optimalkan promosi Pantai Baron usai perubahan bentang alam

Senin, 24 Agustus 2026 14:21 WIB
Image Print
Wisatawan dan tim SAR melintasi sungai yang memisahkan kawasan pantai Baron sebelum terjadi perubahan bentang alam akibat gelombang tinggi di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (17/8/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terus mengoptimalkan promosi objek wisata Pantai Baron setelah terjadi perubahan bentang alam secara alami akibat gelombang tinggi, sehingga dinilai menambah keindahan kawasan pantai tersebut.

Sekretaris Disparekrafpora Gunungkidul Eko Nur Cahyo di Gunungkidul, Senin, mengatakan Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, kini mengalami perubahan dari kondisi sebelumnya yang terpisah oleh aliran sungai menjadi sungai yang mengalir langsung ke laut.

"Gelombang tinggi beberapa waktu yang lalu mengubah penampakan bentang, yang dulu aliran sungai membujur dari barat ke timur sekarang langsung ke arah laut," katanya.

Menurut dia, Pantai Baron kembali seperti kondisi belasan tahun lalu, karena pulau pasir yang sebelumnya terpisah oleh sungai kini kembali menyatu.

Dengan demikian, wisatawan tidak lagi perlu menyeberang menggunakan kapal nelayan untuk menuju kawasan pantai.

"Sekarang pulau pasirnya tidak ada, wisatawan bisa langsung turun ke pasir sampai mendekati air laut tanpa ada halangan sungai," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, fenomena perubahan Pantai Baron tersebut tergolong langka, karena setelah sekitar 14 tahun, kawasan pantai itu kembali menyatu.

"Jadi rentang belasan tahun kalau informasi dari teman-teman yang ada di sana itu 14 tahun yang lalu seperti itu," katanya.

Menurut dia, Disparekrafpora akan memanfaatkan momentum tersebut sebagai peluang pengembangan pariwisata dengan mempromosikan perubahan bentang alam Pantai Baron.

"Otomatis keindahan Pantai Baron ini berubah sejak adanya perubahan arus aliran sungai itu, ini layak dipublikasikan," ujarnya.

Ia memproyeksikan Pantai Baron dapat kembali berjaya dan menjadi objek wisata favorit wisatawan, khususnya wisatawan keluarga, seperti pada masa lalu seiring kembalinya bentang alam kawasan tersebut.

"Justru dengan kembalinya posisi Baron, bisa jaya seperti dulu waktu menjadi idola wisatawan keluarga," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dinpar optimalkan promosi Pantai Baron usai perubahan bentang alam



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026