
Sleman gelar kompetisi bisnis tingkat SMA tingkatkan jiwa wirausaha

Sleman (ANTARA) - Rumah Kreatif Sleman (RKS) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar kompetisi bisnis tingkat SMA/SMK/MA sederajat bertajuk Digdaya Fest 2026: Tunas Wirausaha #2.
"Kegiatan ini merupakan gelaran kedua setelah tahun lalu kegiatan serupa sukses digelar dan memberikan manfaat bagi generasi muda untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan," kata Kepala Disperindag Kabupaten Sleman Dwi Wulandari, di Sleman, Selasa.
Menurut dia, kegiatan yang didukung program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BPD DIY Cabang Sleman ini menjadi langkah nyata dalam menjawab masalah kurangnya wirausaha generasi muda saat in.
"Tahun ini, sebanyak 56 tim dari 34 sekolah se-Kabupaten Sleman siap bersaing dan mengasah jiwa kewirausahaan mereka," katanya.
Ia mengatakan melalui Tunas Wirausaha #2, RKS ingin mendorong generasi muda Sleman, agar tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi tumbuh menjadi pencipta lapangan kerja.
"Berbeda dari kompetisi teori pada umumnya, Tunas Wirausaha #2 mengusung konsep praktik langsung, seluruh peserta ditantang untuk menjadi 'reseller' bagi produk-produk unggulan Industri Kecil Menengah (IKM) lokal Sleman," katanya lagi.
Dwi Wulandari mengatakan sinergi ini memberikan dua manfaat utama, bagi siswa bermanfaat menguji kemampuan analisis pasar, strategi pemasaran digital/konvensional, serta negosiasi secara riil di lapangan.
"Sedangkan manfaat bagi IKM Sleman yakni membantu memperluas jangkauan pasar produk lokal melalui gagasan serta inovasi pemasaran kreatif ala generasi muda," katanya pula.
Ia mengatakan gelaran Tunas Wirausaha #2 akan diawali dengan kick off program pada 27 Agustus 2026, selanjutnya kompetisi akan berlangsung dalam dua tahap.
Pada tahap pertama, peserta akan diberikan tantangan untuk bermitra menjualkan produk industri kecil, dengan menjadi "reseller", peserta akan belajar melalui pengalaman langsung dalam porses pemasaran hingga konversi penjualan.
Sepuluh tim dengan nilai penjualan terbanyak akan lanjut ke tahap kedua, pada tahap kedua, tim yang lolos akan diberikan pelatihan dan pendampingan agar bisa menyusun rencana bisnis yang baik dan mempunyai bekal untuk mewujudkan ide usahanya dengan baik.
"Kemampuan tim akan diuji dalam sebuah 'event market day' yang akan menantang mereka mewujudkan ide dan mengeksekusinya dengan baik, gelaran 'market day' menjadi garis akhir rangkaian proses Tunas Wirausaha #2 yang rencana diselenggarakan pada akhir November 2026," kata dia.
Kompetisi ini memperebutkan total hadiah Rp17 juta, trofi dan piagam penghargaan.
Ia mengatakan Disperindag Sleman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bank BPD DIY Cabang Sleman atas komitmennya mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta kepada para guru pendamping yang konsisten membimbing para siswa.
"Melalui kompetisi ini, para peserta diharapkan tidak berhenti hanya hingga akhir masa penilaian, melainkan terus berlanjut menjadi wirausaha mandiri yang berdaya saing dan mampu menggerakkan roda perekonomian Sleman di masa depan," katanya lagi.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
