Logo Header Antaranews Jogja

Menlu China sebut hubungan China-AS masih hadapi risiko, tantangan

Kamis, 27 Agustus 2026 17:10 WIB
Image Print
Arsip - Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyampaikan keterangan kepada wartawan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026). ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto/foc.

Beijing (ANTARA) - Hubungan China dan Amerika Serikat (AS) masih menghadapi berbagai risiko dan tantangan, kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Pada Rabu (26/8), Wang Yi bertemu dengan Duta Besar AS untuk China David Perdue di Beijing.

"Hubungan China-AS masih menghadapi berbagai risiko dan tantangan," kata Wang Yi, seperti dikutip Kementerian Luar Negeri China dalam pertemuan tersebut.

Wang Yi menambahkan bahwa Beijing dan Washington harus berfokus pada agenda positif, mengelola perbedaan dengan baik, menghilangkan berbagai hambatan, serta mengatasi kendala pertukaran tingkat tinggi antara kedua negara.

Menurut dia, langkah tersebut diperlukan untuk mendorong perkembangan hubungan China-AS secara stabil, sehat, dan berkelanjutan.

Wang Yi mengatakan bahwa di bawah arahan strategis kedua kepala negara, China dan AS terus mendorong pembangunan hubungan bilateral yang konstruktif dan stabil secara strategis.

Sementara itu, Perdue mengatakan AS siap bekerja sama dengan China untuk memperkuat komunikasi, meningkatkan kerja sama, mempersiapkan tahap berikutnya dari kontak penting tingkat tinggi, serta membangun hubungan yang konstruktif dan stabil secara strategis berdasarkan rasa saling menghormati dan kesetaraan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wang Yi: Hubungan China-AS masih hadapi berbagai risiko dan tantangan



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026