Logo Header Antaranews Jogja

BNPB fasilitasi pemulangan tahap kelima 725 pengungsi gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 19:36 WIB
Image Print
Warga terdampak gempa bumi membawa barang-barang mereka keluar dari lokasi pengungsian Gelora Samador untuk kembali ke tempat tinggal mereka di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (28/8/2026). Sebanyak 725 jiwa pengungsi korban gempa bumi Flores yang mengungsi ke lokasi tersebut per Jumat (28/8) telah kembali ke rumah masing-masing seiring semakin membaiknya kondisi di daerah asal mereka dan semakin berkurangnya intensitas gempa susulan. ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memfasilitasi pemulangan tahap kelima sebanyak 725 warga atau 169 kepala keluarga (KK) penyintas gempa bumi yang mengungsi untuk kembali ke rumah masing-masing di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa ratusan pengungsi tersebut memutuskan kembali karena kondisi bangunan rumah mereka tergolong aman dan tidak terdampak kerusakan berat akibat guncangan gempa 7,7 magnitudo 15 Agustus lalu.

"Sebagaimana kami singgung tadi bahwa ada pengungsi yang pulang dari Sikka, kami mencatat dari Sikka terjadi pemulangan lagi, ini tahap kelima sebanyak 725 orang atau 169 KK," kata dia.

Berton menjelaskan hingga saat ini proses pemulangan secara keseluruhan telah mencapai 65 persen dari jumlah keseluruhan pengungsi di NTT, jadi tercatat sebanyak 175.909 orang warga yang masih bertahan di pos pengungsian.

BNPB bersama pemerintah daerah setempat memberikan pendampingan serta memfasilitasi moda transportasi agar para pengungsi dapat kembali ke rumah dengan aman.

Termasuk, kata dia, tim ahli dari BNPB bersama pihak terkait lainnya turut memberikan asistensi kekokohan konstruksi bangunan rumah - fasilitas publik di wilayah terdampak.

Fasilitas pemulangan tersebut diberikan untuk memastikan para warga benar-benar aman dan dapat langsung memulihkan kehidupan serta memulai kembali aktivitas harian mereka setelah berada di kediaman masing-masing.

"Tapi BNPB juga memastikan bahwa layanan dasar di titik-titik pengungsian tetap dibuka bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau masih merasa cemas terhadap potensi gempa susulan," cetusnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BNPB fasilitasi pemulangan tahap kelima 725 pengungsi gempa NTT



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026