
DLH Bantul segera melakukan sosialisasi publik pra pembangunan PSEL

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), segera melakukan sosialisasi publik terkait rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Piyungan sebelum tahapan pembangunan dimulai.
Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho di Bantul, Senin, mengatakan salah satu persiapan yang dilakukan saat ini adalah mematangkan rancangan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
"Ini masih digodok di level Provinsi DIY didampingi dengan Pemkab/Pemkot Yogyakarta, Sleman, Bantul, (Kartamantul) terkait adendum dokumen," katanya.
Selain itu, DLH Bantul merencanakan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan PSEL Piyungan dalam waktu dekat sebagai bagian dari persiapan pematangan dan penyiapan lahan atau cut and fill.
"Misalnya Padukuhan Bawuran, area Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan," ujarnya.
Ia mengatakan sosialisasi tahap pertama akan menyampaikan materi mengenai rencana pematangan dan penyiapan lahan PSEL agar masyarakat memahami dan dapat memaklumi adanya aktivitas pembangunan di sekitar lokasi.
"Nanti (sosialisasi) dilakukan bersama dengan Kartamantul karena memang PSEL ini sasarannya DIY Raya," katanya.
Selain menyampaikan informasi mengenai pembangunan, menurut dia, sosialisasi juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar turut mendukung operasional PSEL.
"Harapannya jangka berikutnya mendukung program PSEL sebagai bagian program nasional yang dicanangkan Presiden: Indonesia Bersih 2029," ujarnya.
Bambang mengatakan sosialisasi akan segera dilakukan setelah dokumen detail engineering design (DED) bangunan selesai, yang ditargetkan rampung setelah Agustus 2026 dan menjadi salah satu bahan utama materi sosialisasi.
"Nampaknya kan perlu sedikit waktu, mudah-mudahan paling lambat ya pertengahan September," katanya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
