Logo Header Antaranews Jogja

Vance akui AS "tak sengaja" serang sipil selama operasi militer

Jumat, 4 September 2026 09:17 WIB
Image Print
Arsip foto - Wakil Presiden AS J.D. Vance mengadakan konferensi pers di Gedung Putih di Washington dan menyampaikan pernyataan (19/5/2026). ANTARA/Nathan Posner - Anadolu Agency /pri.

Washington (ANTARA) - Wakil Presiden Amerika Serikat J.D. Vance mengakui ada kemungkinan serangan yang dilakukan pasukan AS secara tidak sengaja mengenai warga sipil.

Vance mengatakan hal itu, Kamis (3/9), di tengah beredarnya laporan mengenai serangan AS terhadap sebuah pesta pernikahan sipil di sebelah selatan Iran.

"AS tidak pernah mengincar warga sipil dalam pertempuran. Kami tidak akan pernah melakukan itu. Kami juga tidak mungkin melakukannya. Namun, sayangnya, jelas, sesuatu mungkin terjadi. Saat militer kami melakukan kesalahan, mereka belajar dari kesalahan itu agar dapat memperbaiki diri," kata Vance.

AS pun sedang menyelidiki insiden tersebut, tambahnya.

Pihak berwenang Iran menyatakan sebuah upacara pernikahan di Sirik, Hormozgan, pada Selasa malam (1/9), telah menjadi sasaran serangan AS hingga menyebabkan lima orang meninggal dunia dan sekitar 70 orang terluka, menurut data terbaru.

Pada Selasa malam itu, AS melancarkan serangkaian baru serangan besar-besaran terhadap sejumlah sasaran di Iran.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangan tersebut menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi.

Iran pun membalas dengan menyerang infrastruktur militer AS di beberapa negara di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026