Logo Header Antaranews Jogja

BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta perkuat kemandirian ekonomi peserta

Jumat, 4 September 2026 16:04 WIB
Image Print
​Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta Rudi Susanto. ANTARA/Sutarmi

Yogyakarta (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Kantor Cabang Yogyakarta memanfaatkan momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 untuk memperkuat layanan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi bagi peserta dan ahli waris penerima manfaat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengusung semangat Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan, rangkaian kegiatan Harpelnas tidak hanya diisi dengan interaksi langsung bersama peserta, tetapi juga menghadirkan ekshibisi produk UMKM serta sosialisasi manfaat layanan tambahan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Yogyakarta Rudi Susanto di Yogyakarta, Jumat, mengatakan Harpelnas menjadi ruang untuk mendengarkan aspirasi peserta secara langsung, sekaligus memastikan manfaat perlindungan jaminan sosial dirasakan secara optimal.

"Bagi kami, Harpelnas bukan sekadar memberikan pelayanan prima pada hari ini, melainkan memastikan peserta mendapatkan nilai lebih (Value Beyond Protection). Kami ingin terus hadir, tidak hanya saat pekerja menghadapi risiko, tetapi juga mendampingi mereka agar kembali berdaya dan sejahtera," kata Rudi.

Sebagai bentuk aksi nyata pemberdayaan, BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta menampilkan produk-produk usaha milik penerima manfaat program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA).

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan genjot kepesertaan pekerja informal lewat 3R

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan: Rp3,7 T disalurkan, pekerja dan keluarga terlindungi

Sebelum memajang hasil usahanya, para penerima manfaat program PEKA telah dibekali pelatihan literasi keuangan yang dirancang agar peserta mampu mengelola modal, memisahkan kas usaha dengan kebutuhan rumah tangga, serta menjaga keberlanjutan bisnis secara mandiri.

"Program PEKA ini membuktikan bahwa perlindungan jaminan sosial tidak berhenti pada penyerahan santunan semata, tetapi berlanjut pada pemulihan ekonomi penerima manfaat agar dapat melanjutkan kehidupan dengan lebih baik," tuturnya.

Selain pameran produk UMKM, kata Rudi, BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta juga menggandeng Bank Jateng untuk membuka stan informasi manfaat layanan tambahan (MLT) perumahan.

"Melalui fasilitas ini, peserta dapat mengakses informasi mengenai skema pembiayaan perumahan yang terjangkau bagi pekerja," katanya.

Rudi menegaskan ketersediaan jaring pengaman sosial ketenagakerjaan sangat vital untuk menciptakan rasa aman bagi para pekerja saat menjalankan aktivitas profesinya.

"Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026. Terima kasih atas kepercayaan seluruh peserta. Kami berkomitmen untuk terus hadir lebih dekat, memperluas cakupan perlindungan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pekerja serta keluarganya," katanya.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026