
Sembilan penerbangan alami penundaan di Bandara YIA

Kulon Progo (ANTARA) - Sebanyak sembilan penerbangan rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dibatalkan dan satu penerbangan rute Palembang (PLM) mengalami penundaan (delay) di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akibat aktivitas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Muhammad Thamrin di Kulon Progo, Minggu, mengatakan kondisi tersebut tercatat hingga Minggu 10.30 WIB.
"Kami mengimbau para calon penumpang untuk rutin memeriksa kepastian jadwal penerbangan mereka. Kami memahami kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Kami mengimbau pengguna jasa untuk secara berkala memastikan status penerbangan ke masing-masing maskapai atau menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172," kata Muhammad Thamrin.
Baca juga: Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1.000 meter di atas puncak
Baca juga: Badan Geologi: 8 kali letusan-semburan lava pijar Gunung Anak Krakatau
Thamrin mengatakan pengelola YIA terus berkoordinasi erat dengan berbagai pihak terkait, termasuk maskapai penerbangan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta AirNav Indonesia untuk memantau penyebaran abu vulkanik.
Informasi operasional terbaru juga disampaikan secara berkala melalui akun media sosial resmi YIA @bandarayogyakarta.
Di tengah situasi ini, pihak manajemen memastikan seluruh fasilitas dan layanan di Bandara Internasional Yogyakarta tetap berjalan optimal guna menjamin keamanan serta kenyamanan para pengguna jasa.
"YIA terus berkoordinasi dan memonitor perkembangan situasi terkini," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sembilan penerbangan alami penundaan di Bandara YIA
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
