Logo Header Antaranews Jogja

PIHPS catat harga cabai rawit Rp94.900/kg, telur ayam Rp31.000/kg

Selasa, 8 September 2026 10:15 WIB
Image Print
Foto Arsip - Pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/3/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia (BI), mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp94.900 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp31.000 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Selasa, pukul 09.10 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp44.700 per kg, bawang putih Rp41.500 per kg.

Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp16.150 per kg, beras kualitas bawah II Rp15.700 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp17.000 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp17.000 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp18.200 per kg, dan beras kualitas super II Rp18.150 per kg.

Tangkapan layar - Tabel harga pangan di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia dikutip di Jakarta, Selasa (8/9/2026) pukul 09.10 WIB. ANTARA/Harianto

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp52.100 per kg, cabai merah keriting Rp78.450 per kg, dan cabai rawit hijau Rp69.150 per kg.

Kemudian, daging ayam ras segar Rp43.650 per kg, daging sapi kualitas I Rp153.750 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp149.400 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp23.500 per kg, gula pasir lokal Rp20.100 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp19.700 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.600 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.750 per liter.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PIHPS mencatat harga cabai rawit Rp94.900/kg, telur ayam Rp31.000/kg



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026