
Pemkot Yogyakarta siapkan empat kalurahan pilot project jam belajar masyarakat

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyiapkan empat kalurahan di daerahnya yaitu Kalurahan Tahunan, Sorosutan, Tegalrejo dan Bumijo sebagai pilot project atau proyek percontohan upaya menghidupkan kembali Jam Belajar Masyarakat (JBM).
"Di empat kelurahan itu kami mencoba untuk 'pilot project' JBM. Kami merekrut guru-guru sekolah dasar (SD) dan kami tempatkan di empat wilayah itu masing-masing dua," kata Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat dan PAUD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Yogyakarta Siti Hidayati di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, upaya menghidupkan kembali JBM di tingkat kelurahan guna membangun budaya belajar untuk anak-anak di masyarakat tersebut sesuai dengan Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 53 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan JBM.
"JBM diadakan setiap Senin sampai Kamis dari pukul 19.30 sampai dengan 20.30 WIB mulai September ini. Jadi, kita membangun budaya belajar untuk anak-anak," katanya.
Dia mengatakan, dalam kegiatan JBM yang diadakan di kantor kelurahan, balai rukun warga (RW) dan balai rukun tetangga (RT) itu mengondisikan belajar anak, agar pada waktu tersebut anak-anak tidak bermain, terutama handphone.
Menurut dia, walaupun gerakan JBM hanya satu jam, tapi antusias masyarakat di empat kelurahan tersebut luar biasa, salah satunya di Kelurahan Tahunan kegiatan tersebut diikuti 94 anak.
"Pada tahap awal kegiatan menghidupkan kembali JBM menyasar anak-anak usia sekolah dasar di empat kelurahan, kemudian secara bertahap diperluas empat kelurahan lain pada 2027," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan, pada Jumat (11/9) masyarakat di wilayah RW 6 Kelurahan Purbayan juga telah membentuk dan mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja (Pokja) JBM guna menggiatkan kembali budaya belajar anak-anak itu di masyarakat.
Pihaknya berharap wilayah-wilayah lain di Yogyakarta juga melakukan inisiasi gerakan JBM, sebab gerakan belajar anak adalah tanggung jawab peran orang tua dan masyarakat, dan merupakan kolaborasi yang sangat baik.
"Ini membuat Yogyakarta menjadi kota pelajar dan bermutu pendidikan dengan adanya kesadaran masyarakat menanamkan budaya belajar kepada anak-anak. Kami mensupport sekali JBM dihidupkan kembali dengan inisiasi dari masyarakat," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
