
Pemkab Sleman jadi tuan rumah FKY 2026 perkuat pariwisata

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 yang dibuka di Lapangan Pemda guna memperkuat sinergi sektor kebudayaan dan pariwisata daerah.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Sleman, Minggu, mengapresiasi kesiapan serta keteraturan pelaksanaan FKY 2026 yang mengusung tema Aksara tersebut.
"Kesan saya sangat baik, tertib dan persiapannya matang, sehingga semuanya berjalan lancar. Semoga sampai akhir acara tetap bagus dan partisipasi publiknya tinggi," kata Sri Sultan setelah membuka acara.
Sri Sultan juga menyoroti pemilihan lokasi acara yang berada di area bernilai sejarah tinggi. Langkah tersebut dinilai tepat untuk mengenalkan kembali titik-titik cagar budaya penting di DIY yang telah ada sejak era kolonial.
Sementara itu, Bupati Sleman Hardo Kiswaya mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Sleman sebagai pusat penyelenggaraan FKY 2026.
Ia menekankan pentingnya integrasi program antara pemerintah kabupaten dan provinsi.
Baca juga: FKY 2025 merayakan adat dan tradisi Gunungkidul
Baca juga: FKY memperkuat identitas Yogyakarta sebagai pusat kebudayaan inklusif
"Ke depan, kita ingin kolaborasi ini tercermin hingga dalam penyusunan APBD agar program-program budaya dan pariwisata semakin terintegrasi dan tematik," kata Bupati Sleman.
Bupati menambahkan FKY tidak hanya menjadi wadah untuk melestarikan (nguri-uri) budaya lokal, tetapi juga strategi mengenalkan potensi Sleman ke tingkat yang lebih luas.
Lonjakan pengunjung diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.
Terkait kawasan bersejarah yang menjadi lokasi acara, Pemkab Sleman membuka peluang pengembangan lebih lanjut di masa depan, seperti potensi pembangunan museum atau monumen edukatif.
Seremoni pembukaan FKY 2026 menampilkan pertunjukan seni kolaboratif yang melibatkan seniman dari berbagai daerah, di antaranya Pulung Dance Studio, Praba Sambada Kabupaten Sleman, Komunitas CANTRIK Kulon Progo, Paguyuban Seniman Tari Kabupaten Bantul, Forseta Handayani Gunungkidul dan YK Reborn DIY.
Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-DIY beserta Wakil Bupati Sleman.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
