Logo Header Antaranews Jogja

Pelatih PSIM sebut kartu merah ubah jalan laga lawan Persebaya

Senin, 14 September 2026 07:36 WIB
Image Print
Penyerang Persebaya Surabaya Ramadhan Sananta (tengah) dihadang sejumlah pemain PSIM Jogja saat pertandingan pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion GBT Surabaya, Minggu (13/9/2026) malam. ANTARA/Rizal Hanafi

Surabaya (ANTARA) - Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menyebut kartu merah kepada Adrian Purzycki mengubah jalannya pertandingan sehingga Laskar Mataram menyerah 0-1 kepada Persebaya.

“Babak pertama berjalan seimbang, dan saya rasa permainan berubah ketika kami mendapat kartu merah setelah menit awal babak kedua,” kata Jean-Paul dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu.

Ia menilai ketimpangan itu membuat Laskar Mataram harus lebih banyak bertahan meski mampu meredam tekanan Persebaya yang banyak mengandalkan umpan silang.

Pelatih asal Belanda itu menilai para pemainnya mampu menjalankan tugas bertahan dengan baik meski harus menghadapi tekanan Persebaya setelah bermain dengan 10 orang.

Menurut dia, kondisi tersebut juga menjadi alasan untuk tidak terburu-buru mengganti pemain karena sebagian besar pemain masih bugar dan mampu menjalankan strategi yang diterapkan.

Jean-Paul hanya menarik keluar Safio Sheva yang mengalami kram.

Ia mengatakan situasi baru berubah setelah Persebaya mencetak gol pada menit ke-81 sehingga PSIM harus mengambil risiko lebih besar untuk mengejar ketertinggalan.

“Ketika Anda kebobolan, anda harus mencoba mencetak gol, itulah sebabnya kami memasukkan tenaga baru,” ucapnya.

Kiper PSIM Cahya Supriadi mengakui pertandingan menghadapi Persebaya cukup berat bagi timnya, terutama setelah harus bermain dengan sepuluh pemain.

“Mungkin pertandingan ini cukup berat juga untuk kami, tapi saya ucapkan selamat untuk Persebaya yang bermain bagus dan kami juga bisa memberikan perlawanan,” kata Cahya.

Ia menilai rekan-rekannya tetap berusaha memberikan perlawanan meski situasi pertandingan tidak mudah setelah kehilangan satu pemain pada babak kedua.

Dia berharap hasil laga ini menjadi bahan evaluasi PSIM untuk tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Madura United.



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026